Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @spiritualz_ dan @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» 4 Olahraga ekstrem ini bisa kamu lakukan di Indonesia
Thu Apr 12, 2018 11:55 am by kabaena

» HDD External New
Wed Apr 04, 2018 2:59 am by dodolan

» Libero dalam Voli
Tue Apr 03, 2018 2:43 pm by kabaena

» Pisang Goroho Digoreng 'Telanjang', Aduh Enaknya!
Sat Mar 17, 2018 12:45 pm by nic

» Menolak Hadiah Rp 399 Juta dari Easy Shopping
Mon Mar 12, 2018 10:12 am by vani

» Merancang perjalanan - Itinerary
Fri Mar 09, 2018 1:44 pm by vani

»  Startup ini Bangun Rumah Menggunakan Printer 3 Dimensi!
Sun Feb 25, 2018 2:52 pm by wulele_waru

» Agen Madu Hitam Pahit Premium Bandung Murah
Thu Feb 22, 2018 7:10 pm by riyadiyo

» Mengapa kelelawar tidur terbalik?
Mon Feb 19, 2018 10:05 am by ganz

Your Space

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Studi: Racun Laba-laba Bisa Lindungi Otak Pasca Stroke

    Share
    avatar
    vaipode

    Jumlah posting : 70
    Join date : 21.01.13

    Studi: Racun Laba-laba Bisa Lindungi Otak Pasca Stroke

    Post  vaipode on Mon Jan 01, 2018 5:41 pm


    Stroke adalah serangan yang terjadi akibat adanya penyumbatan atau pendarahan di otak sehingga area tertentu jadi tidak mendapat asupan nutrisi dan oksigen. Bila terlambat ditangani maka stroke dapat menyebabkan kematian.

    Pada pasien yang selamat, sebagian besar juga akan mengalami bentuk kecacatan permanen akibat kerusakan yang sudah terjadi pada otak. Oleh karena itu kecepatan dalam penanganan menjadi kunci.

    Berkaitan dengan hal tersebut, studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Queensland dan Monash University melihat racun laba-laba punya potensi jadi obat baru untuk pasien stroke. Alasannya karena di dalam racun peneliti melihat protein khusus bernama Hi1a yang bisa melindungi otak setelah serangan stroke terjadi.

    Pemimpin studi Profesor Glenn King menyebut tes pada tikus menunjukkan bahwa Hi1a dapat memblok kanal ion pendeteksi asam di otak. Sesuatu yang disebut peneliti menjadi kunci penyebab kerusakan otak setelah serangan stroke terjadi.

    "Hi1a bahkan dapat memberikan sebagian efek perlindungan pada pusat otak yang paling terpengaruh akibat kekurangan oksigen. Pusat otak secara umum dianggap tidak bisa pulih karena saking cepatnya kematian sel-sel akibat stroke," ungkap Prof Glenn seperti dikutip dari BBC, Rabu (22/3/2017).

    Dipublikasi dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, laba-laba yang digunakan adalah dari spesies funnel web (Hadronyche infensa). Peneliti mengambil sampel racun lalu kemudian mereplikasi proteinnya di laboratorium.

    Hasil studi melihat ketika tikus yang stroke diberikan protein racun laba-laba, kerusakan otaknya berkurang hingga 65 persen dibanding tikus stroke lain yang tak mendapat protein racun.

    ~detik.com

    .

      Waktu sekarang Thu Apr 26, 2018 5:35 pm