Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @spiritualz_ dan @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» Agen Madu Hitam Pahit Premium Bandung Murah
Today at 7:10 pm by riyadiyo

» Mengapa kelelawar tidur terbalik?
Mon Feb 19, 2018 10:05 am by ganz

» Kandungan Daun Kelor yang Sangat Bermanfaat Bagi Kesehatan
Thu Feb 15, 2018 1:18 pm by ganz

» Coto Kuda - Jeneponto
Sun Feb 11, 2018 12:05 pm by ganz

» Tari paraga - Maros
Sun Feb 11, 2018 11:42 am by liana

» Keripik Bongkol Pisang - Kulon Progo
Sun Feb 11, 2018 11:37 am by liana

» - Pallubasa -
Tue Feb 06, 2018 4:29 pm by lahumusi

» Startup Ini Bantu Petani Jual Produknya Langsung ke Luar Negeri
Fri Feb 02, 2018 11:53 am by lahumusi

»  10 surga terindah di Gorontalo yang wajib dikunjungi saat liburan
Fri Feb 02, 2018 8:30 am by lahumusi

Your Space

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Tak cuma pengaruhi gula darah, diabetes juga serang otak!

    Share
    avatar
    lahumusi

    Jumlah posting : 30
    Join date : 06.09.14
    Lokasi : Pu'u Vatu

    Tak cuma pengaruhi gula darah, diabetes juga serang otak!

    Post  lahumusi on Fri Mar 20, 2015 7:25 am


    Penyakit diabetes tak hanya bisa mengubah pola dan gaya hidup penderitanya, tetapi ternyata juga bisa memberikan pengaruh besar terhadap kesehatan otak. Peneliti menemukan bahwa diabetes tipe-2 tak hanya berkaitan dengan insulin, melainkan juga bisa menyerang fungsi kognitif otak. Berdasarkan penelitian terbaru, diabetes tipe-2 bisa mengurangi kualitas hidup dan kemampuan kognitif penderitanya.

    Penelitian ini menunjukkan bahwa diabetes tipe-2 bisa membuat penderitanya mengalami penurunan kognitif. Hal ini ditemukan ketika hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien diabetes tipe-2 memiliki nilai buruk dalam tes kognitif. Tes ini menilai kemampuan pasien untuk mengontrol emosi, perilaku, dan pemikiran.

    "Fungsi otak ini sangat penting karena manusia bergantung padanya untuk mengontrol perilaku dan lingkungannya," ungkap ketua peneliti Corrie Vincent dari University of Waterloo Kanada, seperti dilansir oleh Health Me Up.

    Peneliti telah menganalisis 60 penelitian dan membandingkan 9.815 penderita diabetes tipe-2 dengan 69.254 partisipan yang normal, serta mengukur kemampuan mereka dalam fungsi kognitif. Peneliti menemukan bahwa diabetes tipe-2 memiliki pengaruh terhadap kemampuan otak pasien.

    Saat ini diperkirakan terdapat 600 juta pasien diabetes tipe-2 di seluruh dunia. Angka ini diperkirakan akan meroket hingga 800 juta kasus pada tahun 2030. Hal ini sebaiknya menjadi alarm tersendiri bagi masyarakat. Sekarang adalah saat yang tepat untuk mencegah diabetes serta memperkuat kemampuan otak dengan melakukan aktivitas yang bisa membuat otak bekerja.

    Peneliti juga menambahkan bahwa beberapa aktivitas fisik seperti aerobik dan melakukan aktivitas yang melibatkan otak seperti bermain puzzle dan lainnya juga bisa membantu pikiran tetap fokus dan tajam.


      Waktu sekarang Thu Feb 22, 2018 8:47 pm