Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» HAMMER OF THOR | OBAT KUAT PEMBESAR PENIS | PIN BBM D3BF2124
Fri Nov 25, 2016 1:51 am by kiosonlineshop

» rahasia kuat diranjang
Fri Nov 25, 2016 1:45 am by kiosonlineshop

» CARA CEPAT MENGHILANGKAN TATO PERMANEN PADA TUBUH
Fri Nov 25, 2016 1:44 am by kiosonlineshop

» tips cepat untuk memutihkan kulit badan
Fri Nov 25, 2016 1:43 am by kiosonlineshop

» HDD External New
Tue Nov 22, 2016 4:46 pm by dodolan

» Jejak Sejarah Kerajaan Kotu’a
Sun Nov 13, 2016 11:22 pm by ganz

» Danau Berubah Warna, Keajaiban Alam dari Tomohon
Sat Nov 12, 2016 2:16 pm by kambose

» Tuhan dan Polisi
Sun Nov 06, 2016 10:12 pm by kambose

» Suku Kaili - Sulawesi Tengah
Sat Nov 05, 2016 5:01 pm by vani

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Tak cuma pengaruhi gula darah, diabetes juga serang otak!

    Share

    lahumusi

    Jumlah posting : 24
    Join date : 06.09.14
    Lokasi : Pu'u Vatu

    Tak cuma pengaruhi gula darah, diabetes juga serang otak!

    Post  lahumusi on Fri Mar 20, 2015 7:25 am


    Penyakit diabetes tak hanya bisa mengubah pola dan gaya hidup penderitanya, tetapi ternyata juga bisa memberikan pengaruh besar terhadap kesehatan otak. Peneliti menemukan bahwa diabetes tipe-2 tak hanya berkaitan dengan insulin, melainkan juga bisa menyerang fungsi kognitif otak. Berdasarkan penelitian terbaru, diabetes tipe-2 bisa mengurangi kualitas hidup dan kemampuan kognitif penderitanya.

    Penelitian ini menunjukkan bahwa diabetes tipe-2 bisa membuat penderitanya mengalami penurunan kognitif. Hal ini ditemukan ketika hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien diabetes tipe-2 memiliki nilai buruk dalam tes kognitif. Tes ini menilai kemampuan pasien untuk mengontrol emosi, perilaku, dan pemikiran.

    "Fungsi otak ini sangat penting karena manusia bergantung padanya untuk mengontrol perilaku dan lingkungannya," ungkap ketua peneliti Corrie Vincent dari University of Waterloo Kanada, seperti dilansir oleh Health Me Up.

    Peneliti telah menganalisis 60 penelitian dan membandingkan 9.815 penderita diabetes tipe-2 dengan 69.254 partisipan yang normal, serta mengukur kemampuan mereka dalam fungsi kognitif. Peneliti menemukan bahwa diabetes tipe-2 memiliki pengaruh terhadap kemampuan otak pasien.

    Saat ini diperkirakan terdapat 600 juta pasien diabetes tipe-2 di seluruh dunia. Angka ini diperkirakan akan meroket hingga 800 juta kasus pada tahun 2030. Hal ini sebaiknya menjadi alarm tersendiri bagi masyarakat. Sekarang adalah saat yang tepat untuk mencegah diabetes serta memperkuat kemampuan otak dengan melakukan aktivitas yang bisa membuat otak bekerja.

    Peneliti juga menambahkan bahwa beberapa aktivitas fisik seperti aerobik dan melakukan aktivitas yang melibatkan otak seperti bermain puzzle dan lainnya juga bisa membantu pikiran tetap fokus dan tajam.


      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 6:29 pm