Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» Kumpulan Humor Monolog
Tue Jan 10, 2017 8:16 am by kabaena

» Pulau Karibia, Pulau Bajak Laut yang Menjadi Tujuan Wisata
Tue Jan 10, 2017 8:00 am by kabaena

» Presentasi dengan Powerpoint
Sat Jan 07, 2017 9:22 pm by azzalya

» Lima Destinasi Liburan Yang Paling Aman di Dunia
Sat Jan 07, 2017 8:06 pm by azzalya

» Indonesian Primitive Tribes #1
Sat Jan 07, 2017 7:57 pm by azzalya

» Apa Konsep Hidupmu ?
Sat Jan 07, 2017 7:50 pm by azzalya

» Rumpun Alang-Alang
Sat Jan 07, 2017 7:33 pm by fla

» Si Bolang - Kabaena Negeri di Awan
Sat Jan 07, 2017 6:47 pm by fla

» 9 Makanan Aneh, Menakutkan dan Ekstrim Dari Seluruh Dunia
Sat Jan 07, 2017 8:37 am by fla

Your Space

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Tonsil Meradang, Adakah Kaitannya dengan Gigi Tonggos?

    Share

    vaipode

    Jumlah posting : 64
    Join date : 21.01.13

    Tonsil Meradang, Adakah Kaitannya dengan Gigi Tonggos?

    Post  vaipode on Thu Dec 11, 2014 7:50 am


    Gigi tonggos menyebabkan mulut menjadi lebih sering terbuka. Hal ini terjadi karena gigi yang menjorok ke depan membuat rahang tak bisa mengatup dengan sempurna. Lalu adakah kaitan antara hal ini dengan tonsil yang meradang?

    Prof drg Armasastra Bahar, PhD, dosen Departemen Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat dan Kedokteran Gigi Pencegahan (IKGM-P) FKG UI mengatakan bahwa gigi tonggos memang dapat menyebabkan radang tonsil atau amandel. Sebabnya proses pernapasan yang lebih sering dilakukan lewat mulut membuat bakteri atau virus rentan masuk ke dalam tubuh dan menyerang tonsil.

    "Amandel tidak menyebabkan gigi tonggos, melainkan amandel terjadi karena efek dari mulut yang terbuka. Karena orang tonggos kan mulutnya terbuka, akibatnya karena bernafas dari mulut itu ada radang pada tonsil," ungkap Prof Arma ketika dihubungi detikHealth.

    Hal yang sama juga diungkapkan oleh Prof drg Heriandi Sutadi, SpKGA(K), PhD, Guru Besar FKG UI. Dikatakannya bahwa sering bernapas lewat mulut membuat rahang tumbuh leh dalam. Akibatnya ada gangguan dalam fungsi anatomisnya yang dapat menyebabkan radang tonsil.

    "Karena area pernafasan melalui mulut yang terus menerus dilakukan, akhirnya rahangnya lebih dalam, anatomisnya lebih dalam, fungsi anatomisnya terganggu. Hal ini juga bisa menyebabkan open bite atau terbukanya gigitan yang menyebabkan infeksi," terangnya.

    Mulut yang sering terbuka menyebabkan infeksi virus dan bakteri rentan masuk ke tubuh dan berdiam di mulut, gusi hingga gigi. Infeksi ini dapat menyebar ke tonsil dan akhirnya membuat tonsil meradang.

    Dilanjutkan Prof Heriandi bahwa radang pada tonsil tidak boleh dianggap remeh. Bakteri yang menyerang gigi dan tonsil dapat masuk ke dalam tubuh melalui pembuluh darah. Akibatnya infeksi dapat terjadi ke daerah lain dan menyebar ke seluruh tubuh termasuk jantung, paru-paru dan otak.

    Untuk itu, Prof Heriandi mewanti-wanti agar kebiasan mencuci tangan sebelum makan tak boleh ditinggalkan. Sebabnya potensi penularan virus dan bakteri ini selain melalui udara juga bisa ditularkan melalui makanan, minuman atau penggunaan alat makan yang sama.

    "Penanganannya dengan cara mencuci tangan sebelum makan, jangan pakai alat-alat makan kalau bersamaan, gigi harus bersih dan disikat setiap hari dengan cara semua permukaan gigi dibersihkan, lebih bagus menyikat lebih lama karena bakteri akan hilang, sebaiknya bagian lidah juga harus dibersihkan dengan cara disikat," pungkasnya.


      Waktu sekarang Mon Jan 23, 2017 4:21 am