Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» Kumpulan Humor Monolog
Tue Jan 10, 2017 8:16 am by kabaena

» Pulau Karibia, Pulau Bajak Laut yang Menjadi Tujuan Wisata
Tue Jan 10, 2017 8:00 am by kabaena

» Presentasi dengan Powerpoint
Sat Jan 07, 2017 9:22 pm by azzalya

» Lima Destinasi Liburan Yang Paling Aman di Dunia
Sat Jan 07, 2017 8:06 pm by azzalya

» Indonesian Primitive Tribes #1
Sat Jan 07, 2017 7:57 pm by azzalya

» Apa Konsep Hidupmu ?
Sat Jan 07, 2017 7:50 pm by azzalya

» Rumpun Alang-Alang
Sat Jan 07, 2017 7:33 pm by fla

» Si Bolang - Kabaena Negeri di Awan
Sat Jan 07, 2017 6:47 pm by fla

» 9 Makanan Aneh, Menakutkan dan Ekstrim Dari Seluruh Dunia
Sat Jan 07, 2017 8:37 am by fla

Your Space

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Ini Ruginya Masih Memendam Kemarahan Pada Mantan Kekasih

    Share

    wulele_waru

    Jumlah posting : 189
    Join date : 31.01.12

    Ini Ruginya Masih Memendam Kemarahan Pada Mantan Kekasih

    Post  wulele_waru on Mon Oct 27, 2014 7:09 am


    Hubungan bisa berakhir karena banyak sebab. Mungkin penyebab yang paling menyakitkan adalah ketika si dia melakukan kesalahan dan akhirnya Anda putus cinta. Rasa marah memang wajar dirasakan oleh seseorang ketika merasa disakiti oleh pihak lain. Namun jangan memendam kemarahan Anda terhadap mantan terlalu lama karena akan berdampak pada kerugian pada diri sendiri. Ini daftar kerugiannya.

    1. Sulit Move On
    Masih memendam perasaan, entah perasaan apapun untuk mantan itu berarti Anda belum sepenuhnya move on. Tentunya perasaan negatif tersebut tidak baik untuk Anda karena Anda akan semakin sulit move on. Menurut psikolog, Zoya Amirin, perilaku obsesif terjadi karena Anda tidak dapat mengatasi perasaan sakit hati atau negatif sehingga bukan merupakan tindakan yang wajar. “Terobsesi sama mantan itu enggak normal karena kita enggak mampu nguasain perasaan negatif kita, rugi,” ujar Zoya.

    2. Menghalangi Anda untuk Mendapat Pacar Baru
    Bila setelah putus Anda masih merasa marah terhadapnya itu berarti pikiran Anda hanya tertuju padanya. Kalau sudah begitu, Anda hanya fokus pada kemarahan dan Anda akan sulit menemukan seseorang yang baru.

    3. Menyakiti Diri Sendiri
    Marah sesaat tidak akan merugikan. Tapi bila rasa marah itu Anda simpan berbulan bahkan bertahun-tahun, tak terkontrol bahkan sampai mendendam, Anda akan menyakiti diri sendiri baik secara fisik maupun mental. Tidak hanya Anda, tapi juga orang-orang terdekat. Kemarahan yang tidak dikontrol biasanya ditandai dengan bicara sambil berteriak-teriak, menendang, melempar barang-barang atau mengintimidasi orang lain.

    4. Membuat Stres
    Rasa marah dan sikap memusuhi akan berpengaruh pada psikologi Anda. Anda menjadi stres. Ketika orang stres, daya tahan tubuh menurun dan Anda akan mudah terserang penyakit.

    5. Jadi Orang yang Tidak Menyenangkan
    Marah berlarut-larut akan menjadikan Anda orang yang menyebalkan. Membuat orang-orang di sekitar jadi tidak nyaman karena melihat Anda selalu bersungut-sungut. Sikap ini bisa membuat Anda dijauhi teman dan berdampak pada perasaan kesepian.


      Waktu sekarang Sat Jan 21, 2017 9:14 pm