Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @spiritualz_ dan @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» 4 Olahraga ekstrem ini bisa kamu lakukan di Indonesia
Thu Apr 12, 2018 11:55 am by kabaena

» HDD External New
Wed Apr 04, 2018 2:59 am by dodolan

» Libero dalam Voli
Tue Apr 03, 2018 2:43 pm by kabaena

» Pisang Goroho Digoreng 'Telanjang', Aduh Enaknya!
Sat Mar 17, 2018 12:45 pm by nic

» Menolak Hadiah Rp 399 Juta dari Easy Shopping
Mon Mar 12, 2018 10:12 am by vani

» Merancang perjalanan - Itinerary
Fri Mar 09, 2018 1:44 pm by vani

»  Startup ini Bangun Rumah Menggunakan Printer 3 Dimensi!
Sun Feb 25, 2018 2:52 pm by wulele_waru

» Agen Madu Hitam Pahit Premium Bandung Murah
Thu Feb 22, 2018 7:10 pm by riyadiyo

» Mengapa kelelawar tidur terbalik?
Mon Feb 19, 2018 10:05 am by ganz

Your Space

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Bandara Ini Kenakan 'Breathing Tax' atau Pajak Bernapas

    Share
    avatar
    monicafidya

    Jumlah posting : 4
    Join date : 12.04.14

    Bandara Ini Kenakan 'Breathing Tax' atau Pajak Bernapas

    Post  monicafidya on Sun Jul 13, 2014 1:47 pm


    Pengguna moda transportasi udara pasti sudah mafhum bila tiap kali terbang mereka harus membayar sejumlah retribusi, salah satunya airport tax. Namun bandara yang satu ini cukup keterlaluan karena meminta penumpangnya membayar 'breathing tax'.

    Hal ini terjadi di Maiquetia International Airport, Caracas. Tampaknya pengelola bandara ini belum cukup 'puas' membebani para pengguna pesawat terbang dengan berbagai biaya tambahan seperti pajak penumpang, pajak keberangkatan maupun retribusi bahan bakar.

    Breathing tax atau pajak bernapas ini adalah sejumlah uang yang dikenakan kepada penumpang pesawat terbang agar dapat menghirup udara bersih di dalam bandara. Jumlahnya sebesar 127 bolivar atau setara dengan 20 dollar Amerika (sekitar Rp 232 ribu).

    Namun seperti dikutip dari BBC, bandara internasional terbesar di Venezuela ini mengklaim pemberlakuan 'pajak bernapas' ini ada alasannya. Pajak tersebut dibebankan kepada penumpang untuk menutupi biaya penggunaan sistem baru yang digunakan bandara Maiquetia. Sistem ini memanfaatkan ozon untuk memurnikan sistem pengaturan suhu udara di dalam bandara.

    Dalam rilis media yang disampaikan Kementerian Transportasi Air dan Udara dikatakan bahwa Maiquetia merupakan bandara pertama di Amerika Selatan dan Kepulauan Karibia yang menggunakan teknologi canggih ini.

    Konon sistem ini memiliki kelebihan lain, yang utamanya bermanfaat bagi kesehatan para calon penumpang. Hal ini karena sistem tersebut dapat menghilangkan dan mencegah pertumbuhan bakteri yang bertebaran di bandara, termasuk menghilangkan bau tak sedap sekaligus mempertahankan sanitasi atau kebersihan gedungnya.

    Akan tetapi dengan harga tiket pesawat yang melambung tinggi dan krisis ekonomi yang menggerogoti Venezuela, banyak calon penumpang yang menumpahkan kekesalannya terkait kebijakan 'breathing tax' tersebut lewat media sosial.

    Seorang penyiar radio bernama Daniel Martinez pun mencuit, "Bisa dijelaskan apa gunanya ozon ini di Maiquetia? Toiletnya saja tak ada air, AC-nya rusak, kok bisa-bisanya ada ozon?"

    Beberapa pengguna media sosial di Venezuela juga khawatir bila pajak ini dijadikan sumber korupsi baru oleh pemerintah.

    Sebagian lainnya menuding Maiquetia kekurangan dana karena banyak bandara internasional lain di dunia yang mulai mengurangi penerbangan ke negara ini karena terjerat konflik keuangan dengan pemerintah Venezuela.

    Terlepas dari itu, keberadaan 'breathing tax' ini memang tidak dibarengi dengan perbaikan sarana-prasarana di bandara internasional tersebut. Salah satu yang sering dikeluhkan para penumpang adalah bandara ini kerap kekurangan tisu toilet.


      Waktu sekarang Tue Apr 24, 2018 4:33 pm