Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @spiritualz_ dan @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

Your Space

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Rahasia Menumbangkan Kepopuleran Jokowi

    Share
    avatar
    kabaena

    Jumlah posting : 291
    Join date : 19.08.11
    Age : 32

    Rahasia Menumbangkan Kepopuleran Jokowi

    Post  kabaena on Wed Jan 15, 2014 12:21 pm


    Resep mengalahkan Jokowi

    Pertama, jangan merendahkan apa yang dilakukan Jokowi. Saat ini, apa yang dilakukan Jokowi dirasa pas oleh banyak kalangan. Meskipun hasilnya masih minim, kemauannya untuk bekerja dan blusukan menjadi dambaan masyarakat. Bayangkan, ketenaran Jokowi sudah lintas suku, mulai dari Sabang sampai Merauke. Merendahkan pekerjaan Jokowi pada dasarnya hanya sebuah kegiatan "bunuh diri" dan sulit memberikan hasil yang optimal. Hindari mengolok-olok Jokowi dengan cara yang naif dan bertentangan dengan keinginan masyarakat.

    Kedua, jangan ajak Jokowi untuk melakukan debat konsep. Pasti tidak akan dilayani karena ia memang tidak memiliki kapasitas untuk itu. Lihatlah bagaimana debat yang terjadi pada pemilihan gubernur DKI tempo hari. Kalimat Jokowi terasa sederhana dan hanya menyandarkan dua kata: dikomunikasikan dan blusukan. Dua kata itulah yang ternyata sangat magis dan menjadi ujung kemenangannya yang tak terprediksikan oleh lembaga survey manapun. Mengajak debat dengan Jokowi sama saja dengan berdebat dengan "tembok".

    Ketiga, jangan buang-buang duit dengan pencitraan. Setiap mereka yang ingin mengalahkan Jokowi harus sadar bahwa pencitraan tanpa karya adalah sebuah pembohongan publik. Sayangnya, masyarakat kita sekarang sudah relatif terdidik secara politik dan mampu mengendus siapa yang sungguh-sungguh dan siapa yang berkamuflase. Ketika meraih kursi DKI 1, Jokowi tidak memasang spanduk, apalagi iklan di teve, melainkan hanya menggunakan atribut baju kotak-kotak.

    Keempat, jangan main kasar. Maksudnya, bersainglah dalam sebuah kerangka demokrasi yang tinggi, atau menurut istilahnya Amien Rais: high politics. Berpolitik dengan adab, sopan santun dan aturan yang benar. Saya sangat mengkhawatirkan, permainan politik yang tidak bermoral justru akan seperti sebuah bumerang yang akan lari kepada dirinya sendiri. Di masa sekarang, sudah sangat sulit untuk menyembunyikan sesuatu. Lebih baik transparan dan mengedepankan rule of law dan etika.

    Kelima, tunjukkan prestasi diri. Kalau dalam konsep Islam, ini sama dengan "berlomba-loma dalam kebajikan". Tidak perlu menyerang, tetapi memunculkan secara lugas apa yang telah dilakukan untuk masyarakat dengan hasil-hasil yang bisa terukur. Pernah memberikan sesuatu yang dibutuhkan bangsa. Menyombongkan diri dalam hal kebaikan, bukan dalam kecongkaan. Cara ini pasti diapresiasi oleh masyarakat Indonesia saat ini.

    Keenam, bekerja keras dan cerdas. Yang dibutuhkan untuk mengalahkan Jokowi adalah memanfaatkan waktu yang tersisa untuk bekerja keras untuk memenuhi mimpi-mimpi rakyat. Kalau Jokowi bisa mengusahakan perbaikan waduk Ria-Rio, kenapa yang lain tidak melakukan yang serupa. Kalau Jokowi bekerja keras untuk merealisasikan MRT dari selatan ke utara, kenapa yang lain tidak membuat dari timur ke barat. Kalau Jokowi melancarkan jalan di Tanah Abang, kenapa yang lain tidak melakukan hal yang sama di Kebayoran Lama. Sungguh, masih banyak sekali hal yang menjadi PR bangsa ini. Berhentilah berkonsep yang mengukir langit, tapi bekerjalah. Rakyat sudah capek dengan janji-janji surga.

    Terakhir, kalaupun sudah berusaha dengan aneka cara diatas tapi kira-kira masih akan KO melawan Jokowi, maka lakukan konsep ini: "Kalau tidak bisa mengalahkan, bergabunglah". Mungkin menyakitkan, tapi dalam dunia politik semua serba mungkin. Rubahlah pola pikir: yang menjadi ukuran bukan soal menang atau kalah, tapi seberapa besar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia. Insya Allah bangsa ini akan maju dan makmur.

    *M Aji Surya

      Waktu sekarang Sat Jan 20, 2018 3:13 am