Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» Cara Mengatasi Alergi Seafood
Thu Dec 08, 2016 4:50 pm by kabaena

» HAMMER OF THOR | OBAT KUAT PEMBESAR PENIS | PIN BBM D3BF2124
Fri Nov 25, 2016 1:51 am by kiosonlineshop

» rahasia kuat diranjang
Fri Nov 25, 2016 1:45 am by kiosonlineshop

» CARA CEPAT MENGHILANGKAN TATO PERMANEN PADA TUBUH
Fri Nov 25, 2016 1:44 am by kiosonlineshop

» tips cepat untuk memutihkan kulit badan
Fri Nov 25, 2016 1:43 am by kiosonlineshop

» HDD External New
Tue Nov 22, 2016 4:46 pm by dodolan

» Jejak Sejarah Kerajaan Kotu’a
Sun Nov 13, 2016 11:22 pm by ganz

» Danau Berubah Warna, Keajaiban Alam dari Tomohon
Sat Nov 12, 2016 2:16 pm by kambose

» Tuhan dan Polisi
Sun Nov 06, 2016 10:12 pm by kambose

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Jika Anda Perokok, Rutinlah Screening untuk Deteksi Kanker Paru-paru

    Share

    YustikaEndri

    Jumlah posting : 29
    Join date : 13.01.14

    Jika Anda Perokok, Rutinlah Screening untuk Deteksi Kanker Paru-paru

    Post  YustikaEndri on Wed Jan 15, 2014 8:12 am


    Center for Disease Control and Prevention (CDC) menganjurkan mereka yang berusia di atas 50 tahun untuk rutin melakukan screening kanker usus besar. Lantas perlukah melakukan screening rutin untuk kanker paru-paru?

    Dilansir Men's Health, US Preventive Services Task Force telah merilis pedoman screening kanker paru-paru. Jika Anda berusia di antara 55-80 tahun dan memiliki riwayat merokok, Anda harus melakukan screening kanker paru-paru setiap tahun. Pemeriksaan ini sebaiknya juga tetap dilakukan meskipun dalam 15 tahun terakhir Anda sudah berhenti merokok.

    Tak hanya perokok saja yang dianjurkan untuk melakukan screening ini, faktor risiko lain yang juga dianjurkan antara lain mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker paru-paru dan adanya riwayat penyakit paru-paru lain sebelumnya seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) atau tinggi pajanan bahan kimia seperti radon, asbes, arsen, atau tar.

    "Dengan dilakukannya screening ini, maka pasien yang berisiko tinggi terkena kanker paru-paru akan mendapatkan pengawasan berkelanjutan dan lebih besar kemungkinannya untuk sembuh," ujar Robin Lucas, MD, ahli paru-paru daro pulmonologist di Somerset Medical Center, New Jersey.

    Sebelumnya pemeriksaan yang biasa dilakukan untuk memeriksa paru-paru adalah dengan rontgen dada. Namun kini Robin menilai pemeriksaan tersebut sudah tak efektif. Mengapa? "Sinar X adalah salah satu dimensi dan ada banyak struktur, seperti pembuluh darah, otot, dan tulang, yang dapat mengaburkan lesi kanker," lanjutnya.

    Sebuah studi yang dilakukan selama delapan tahun di New England Journal of Medicine menemukan bahwa CT scan lebih efektif dalam mendeteksi kanker dibandingkan dengan sinar X atau rontgen dada. Sebab dengan screening, hasil yang ada muncul dalam bentuk gambar paru-paru tiga dimensi.

    Sesuai dengan pedoman, yang harus Anda lakukan kali pertama adalah mengunjungi dokter dan melakukan konsultasi mengenai kesehatan paru-paru Anda. Jika memang dirasakan penting dan berisiko, dokter akan merekomendasikan Anda untuk melakukan screening kanker paru-paru.


      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 10:08 am