Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» HAMMER OF THOR | OBAT KUAT PEMBESAR PENIS | PIN BBM D3BF2124
Fri Nov 25, 2016 1:51 am by kiosonlineshop

» rahasia kuat diranjang
Fri Nov 25, 2016 1:45 am by kiosonlineshop

» CARA CEPAT MENGHILANGKAN TATO PERMANEN PADA TUBUH
Fri Nov 25, 2016 1:44 am by kiosonlineshop

» tips cepat untuk memutihkan kulit badan
Fri Nov 25, 2016 1:43 am by kiosonlineshop

» HDD External New
Tue Nov 22, 2016 4:46 pm by dodolan

» Jejak Sejarah Kerajaan Kotu’a
Sun Nov 13, 2016 11:22 pm by ganz

» Danau Berubah Warna, Keajaiban Alam dari Tomohon
Sat Nov 12, 2016 2:16 pm by kambose

» Tuhan dan Polisi
Sun Nov 06, 2016 10:12 pm by kambose

» Suku Kaili - Sulawesi Tengah
Sat Nov 05, 2016 5:01 pm by vani

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Bukti Cinta Bisa Kalahkan Segalanya, Termasuk Penyakit yang Mengancam Nyawa

    Share

    vani

    Jumlah posting : 332
    Join date : 24.09.11

    Bukti Cinta Bisa Kalahkan Segalanya, Termasuk Penyakit yang Mengancam Nyawa

    Post  vani on Thu Jan 02, 2014 3:31 pm


    Tidak sedikit orang yang meyakini bahwa cinta bisa mengalahkan segalanya. Pasangan asal Kansas, Amerika Serikat ini termasuk orang-orang tersebut. Keduanya membuktikan cinta bisa mengalahkan hal mengerikan seperti penyakit yang mengancam nyawa.

    Travis Spire-Sweet dan Taesha Benson itulah pasangan yang membuktikan keajaiban cinta. Keduanya berkenalan di sebuah situs kencan pada 2012. Beberapa bulan setelah perkenalan itu, kesehatan Travis memburuk. Pria 29 tahun itu lahir dengan kelainan ginjal di mana salah satu ginjalnya hanya berfungsi 25%. Dengan kondisi tersebut, umurnya diprediksi tidak akan panjang.

    Ketika cinta sudah datang, seseorang biasanya sulit untuk melepaskan diri, itulah yang dirasakan Taesha. Jatuh cinta dengan Travis dan tidak ingin melepaskannya, dia pun mulai membantu kekasihnya itu mencari orang yang mau menjadi pendonor ginjal. Anggota keluarganya dimintanya untuk menjalani tes. Sayangnya di antara mereka tidak ada satupun yang ginjalnya cocok dengan Travis.

    Di tengah keputusasaannya, Taesha memutuskan melakukan tes pada dirinya sendiri. Tes ini dilakukannya dengan keraguan karena hanya 1 dari 30 ribu kemungkinan ginjalnya cocok dengan Travis. Tapi entah memang jodoh atau takdir, ternyata hasil tes menunjukkan ginjal Taesha cocok untuk Travis.

    Seperti ditulis majalah Ink dan dikutip Huffington Post, Taesha yang baru 10 bulan pacaran dengan Travis tidak ragu untuk menjalani operasi pengangkatan ginjalnya dan kemudian diberikan pada sang kekasih. Dengan ginjal baru dari Taesha itu, kesempatan hidup Travis bertambah 10 sampai 20 tahun.

    Menurut Taesha, ketika itu sebagian besar orang beranggapan dia sudah gila karena mau mengambil risiko besar untuk seorang pria yang dikenalnya belum sampai setahun. "Aku takut memberikan penilaiaan karena aku kekasihnya. Orang-orang pun terus bilang padanya, kapan akan melamar atau kapan memberikanku cincin," ujarnya.

    Meskipun didorong untuk segera menikah dengan Travis, Taesha tidak melakukannya. Tujuannya memberikan ginjalnya bukan karena ingin dinikahi. Dia hanya ingin kekasihnya itu hidup lebih lama. Dan untungnya operasi pencangkokan ginjal berjalan lancar.

    Empat bulan setelah operasi, sebelum Hari Valentine 2013, barulah Travis melamar Taesha. Di depan orang-orang yang menonton pertandingan baseball Kansas City Royals, dia mengajukan lamaran pada wanita yang sudah menyelamatkan hidupnya itu. Dan tentu saja Taesha menjawab 'ya' lamaran tersebut.

    Kini, sepuluh bulan setelah operasi ginjal, pasangan berbahagia tersebut merencanakan hari pernikahan mereka. Keduanya berencana menggelar pernikahan di Powell Gardens Chapel yang letaknya 40 mil dari Kansas City. Pernikahan tersebut akan digelar sederhana dengan hanya mengundang 50-100 tamu.

    Travis mengatakan kata-kata tidak cukup menggambarkan kebahagiaannya sekarang. "Bayangkan melihat orang yang kamu cintai diambil ginjalnya agar kamu dapat hidup dan melihat orang itu berjalan di altar menikahimu. Dia benar-benar memberikan ginjalnya agar aku bisa berdiri menunggunya di altar. Dia berhak mendapatkan lebih dari cinta dan kasih sayang yang sanggup aku berikan untuknya sepanjang hidup. Tapi aku menjamin aku akan memberikan setiap detik hidupku untuknya," ujar Travis panjang lebar.










      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 7:47 am