Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @spiritualz_ dan @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Your Space

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Sosok Agen Wanita di Balik Perang Dunia II

    Share
    avatar
    liana

    Jumlah posting : 1161
    Join date : 01.12.09

    Sosok Agen Wanita di Balik Perang Dunia II

    Post  liana on Sun Aug 08, 2010 5:12 pm

    Sosok Agen Wanita di Balik Perang Dunia II

    Meski berbau politik, film 'Female Agents'tak kehilangan unsur keindahan negara Perancis.


    Kelima wanita yang 'biasa-biasa saja' direkrut untuk menjadi mata-mata dan bertugas menyelamatkan seorang ahli Geologi asal Inggris (Conrad Cecil) yang disekap oleh Jerman.
    Tak hanya itu, tiba-tiba saja nasib hari pendaratan tentara sekutu di Normandia yang nyaris ketahuan pihak Nazi juga bergantung pada mereka.

    Film berlatar sejarah Perang Dunia II ini sebenarnya sudah diproduksi sejak tahun 2008, entah apa yang menyebabkan film berjudul asli 'Les Femmes de L'ombre' ini baru sekarang ditayangkan di Indonesia.

    'Female Agents' sempat disebut-sebut sebagai film yang dibintangi oleh gadis Bond (Sophie Marceau: 'The World Is Not Enough'). Film ini memang pantas ditunggu-tungu.
    Meski berbau politik, namun film 'Female Agents' tetap tak kehilangan unsur keindahan negara Prancis. Dimulai dari logat latin yang seksi, sampai pemandangan klasik kota tua yang bersejarah.

    Karakter setiap pemainnya juga terlihat sangat kuat. Perempuan-perempuan yang tak punya basic prajurit itu tampak sangat menjiwai peran mereka. Pembawaan Louise Desfontaines (Sophie Marceau) sebagai agen wanita yang direkrut oleh kakaknya sendiri, Pierre (Julien Boisselier) cukup membikin gemas lantaran sifatnya yang dingin, Jeanne (Julie Depardiu) mantan pelacur yang tadinya menolak mengikuti misi tersebut malah menjadi tameng bagi teman-temannya.

    Pemeran Gaelle (Deborah Francois) juga tampak menjiwai karakternya sebagai perempuan innocent yang lemah dan religius. Begitu pula dengan seorang ahli radio Yahudi, Maria Luzzato (Maya Sansa) dan Suzy (Marie Gillain) yang pernah menjalin cinta dengan petinggi Jerman, kolonel Heindrich (Moritz Bleibteru).

    Meski ada beberapa adegan baku tembak, namun hal itu tak menjadi poin utama di sini, karena senjata mereka sesungguhnya bukanlah pistol di genggaman tangan. Film ini justru lebih menonjolkan strategi dan bagaimana kelima agen wanita tadi harus berjuang dan bertahan demi misi mereka.

    Sutradara Jean-Paul Salome menampilkan alur yang sangat memikat untuk dinikmati. Film 'Female Agents' terinspirasi dari kisah nyata Lise Villameur yang membantu perjuangan Perancis di masa Perang Dunia II.

    Mungkin film ini akan sedikit membosankan bagi Anda yang enggan bertele-tele. Tapi bagi Anda penggemar sejarah dan pecinta film Perancis, 'Female Agents' bisa menjadi salah satu film yang wajib ditonton, apalagi kekuatan berakting kelima agen wanita di atas memang tak perlu diragukan lagi, karakter mereka menjadi salah satu daya pikat dalam film ini.

      Waktu sekarang Mon Nov 20, 2017 9:45 pm