Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» HAMMER OF THOR | OBAT KUAT PEMBESAR PENIS | PIN BBM D3BF2124
Fri Nov 25, 2016 1:51 am by kiosonlineshop

» rahasia kuat diranjang
Fri Nov 25, 2016 1:45 am by kiosonlineshop

» CARA CEPAT MENGHILANGKAN TATO PERMANEN PADA TUBUH
Fri Nov 25, 2016 1:44 am by kiosonlineshop

» tips cepat untuk memutihkan kulit badan
Fri Nov 25, 2016 1:43 am by kiosonlineshop

» HDD External New
Tue Nov 22, 2016 4:46 pm by dodolan

» Jejak Sejarah Kerajaan Kotu’a
Sun Nov 13, 2016 11:22 pm by ganz

» Danau Berubah Warna, Keajaiban Alam dari Tomohon
Sat Nov 12, 2016 2:16 pm by kambose

» Tuhan dan Polisi
Sun Nov 06, 2016 10:12 pm by kambose

» Suku Kaili - Sulawesi Tengah
Sat Nov 05, 2016 5:01 pm by vani

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Benarkah Bagian Kentang yang Berwarna Kehijauan Tak Boleh Dimakan?

    Share

    mopaka

    Jumlah posting : 20
    Join date : 18.08.12

    Benarkah Bagian Kentang yang Berwarna Kehijauan Tak Boleh Dimakan?

    Post  mopaka on Thu Nov 28, 2013 7:45 am


    Kentang umumnya berwarna kecoklatan atau kekuningan. Tetapi, biasanya kita juga menjumpai kentang yang di beberapa bagiannya berwarna hijau yang pekat. Warna kehijauan ini rupanya racun yang tak boleh dikonsumsi. Warna hijau dalam permukaan kentang itu ternyata sangat berbahaya.

    Warna tersebut membuktikan kalau kentang mengandung racun berbahaya yang tentunya tidak boleh dikonsumsi. Bila Anda menemukan warna kehijauan di daging kentang yang Anda beli, sebaiknya potong daerah berwarna kehijauan tersebut kemudian buang.

    Warna hijau tersebut sebenarnya adalah klorofil. Zat ini sebenarnya tak berbahaya. Namun, adanya klorofil di permukaan kentang membuktikan bahwa kentang tersebut telah terkena sinar matahari langsung. Karenanya bagian daging kentang yang terkena sinar matahari menjadi daerah dimana racun alami dari kentang yang bernama solanine terkonsentrasi dan sampai di titik berbahaya.

    Jadi, sebaiknya simpanlah di tempat yang sejuk dan tempat yang gelap atau bebas cahaya matahari. Karena kalau tidak, solanine yang sebenarnya adalah bentuk pertahanan si kentang terhadap jamur dan hama akan mencuat keluar. Hal ini juga terjadi jika kentang Anda rusak dan memar, jadi sebaiknya buang kentang yang keadaannya seperti itu.

    Seperti yang diulas di Wikipedia, menggoreng kentang dengan teknik deep fried yang digoreng dalam temperatur tinggi akan meminimalkan tingkat racun tersebut. Lain halnya jika hanya merebusnya. Racun tersebut akan tetap tinggal disana.

    Jika ingin lebih sederhana, cukuplah hanya membuang bagian hijaunya saja. Ada juga yang berkata bahwa kecambah dari kentang juga mengandung solanine, hal itu berarti kentang tidak dapat dimakan. Apa penyebabnya jika kentang berwarna kehijauan ini tetap dimakan?

    Hal ini akan menyebabkan Anda mual-mual, muntah, sakit perut, diare, radang ternggorokan, sakit kepala, pusing, sampai halusinasi. Bahkan, kabar buruknya adalah, jika Anda mengonsumsi kentang hijau sebanyak 3 sampai 6 mg per kilogram dari berat badan, solanine ini akan menyebabkan kematian! Gejalanya terlihat setelah 6 sampai 12 jam kemudian, tetapi bisa terjadi beberapa menit jika kandungan racunnya sangat tinggi.



      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 6:30 pm