Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» HAMMER OF THOR | OBAT KUAT PEMBESAR PENIS | PIN BBM D3BF2124
Fri Nov 25, 2016 1:51 am by kiosonlineshop

» rahasia kuat diranjang
Fri Nov 25, 2016 1:45 am by kiosonlineshop

» CARA CEPAT MENGHILANGKAN TATO PERMANEN PADA TUBUH
Fri Nov 25, 2016 1:44 am by kiosonlineshop

» tips cepat untuk memutihkan kulit badan
Fri Nov 25, 2016 1:43 am by kiosonlineshop

» HDD External New
Tue Nov 22, 2016 4:46 pm by dodolan

» Jejak Sejarah Kerajaan Kotu’a
Sun Nov 13, 2016 11:22 pm by ganz

» Danau Berubah Warna, Keajaiban Alam dari Tomohon
Sat Nov 12, 2016 2:16 pm by kambose

» Tuhan dan Polisi
Sun Nov 06, 2016 10:12 pm by kambose

» Suku Kaili - Sulawesi Tengah
Sat Nov 05, 2016 5:01 pm by vani

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Ketika Hubungan Terhalang Budaya, Harus Lanjut Atau Putus?

    Share

    liana

    Jumlah posting : 1167
    Join date : 01.12.09

    Ketika Hubungan Terhalang Budaya, Harus Lanjut Atau Putus?

    Post  liana on Sun Oct 20, 2013 5:05 pm


    Anda bisa mengubah kewarganegaraan, warna rambut, bahasa, bahkan agama. Namun Anda tidak bisa mengubah suku atau budaya yang dibawa sejak lahir. Dan tak jarang, banyak pasangan kekasih yang sudah mantap tapi harus berakhir karena terpentok masalah adat. Konsultan cinta Wolipop dan juga psikolog, Ratih Ibrahim memberi sedikit pencerahan bagi Anda yang sedang mengalami masalah budaya ini.

    1. Pendekatan
    Meski tahu jika si orang tua kekasih tidak menyukai Anda karena adat budaya, tetaplah bersikap baik dan sopan. Buktikan dengan sikap, bahwa Anda tidak seperti stereotip adat yang dipikirikan mereka. Lakukan pendekatan kepada keluarganya juga akan membantu Anda. Jika orang tuanya yang tidak setuju, cobalah mendekati adik atau kakak, bahkan om dan tante pasangan.

    "Nah, siapakah di dalam keluarga yang memiliki hubungan paling dekat dan paling mudah luluh dengan kamu? Tidak harus orangtua, kakak atau tante juga bisa. Kamu bisa bercerita kepada orang tersebut terlebih dahulu mengenai permasalahan yang kamu alami. Setelah kamu memperoleh dukungan dari orang tersebut, pastinya akan lebih mudah menarik hati orang tuanya. Saya tidak janji kamu tidak akan mengalami kesulitan. Namun, jika kamu memiliki dukungan dari salah satu anggota keluarga, itu akan lebih mudah. Setidaknya kamu tidak sendirian dan lebih kuat," tutur Ratih.

    2. Diskusi
    Jika Anda dan pasangan ingin membawa hubungan ke tahap yang serius, sebaiknya diskusikan hal ini dari awal hubungan. Apalagi jika sudah mengetahui dari awal kalau orang tua kekasih tidak dapat diganggu gugat, jika menyangkut adat.

    "Cobalah kamu bahas dan diskusikan lagi masalah kamu ini dengan pasangan kamu sendiri terlebih dahulu. Jika dia sampai down dan goyah, coba kamu tanyakan pendapat dia sendiri mengenai pandangan keluarganya, setujukah dia, atau dia punya pandangan lain. Jangan sampai nilai-nilai kepercayaan itu merusak hubungan kamu dan pasangan," jelasnya.

    3. Sepakat
    Setelah mendapat jalan tengahnya, temukanlah kata sepakat bersama-sama. Anda dan dia bisa memilih untuk mengakhiri hubungan, atau menghadapi orang tua keluarga yang tidak setuju Anda bersama. Anda dan kekasih harus kompak, dan komunikasikan hal tersebut dengan suasana yang tenang.

    "Dengan kata lain, kalau kalian memiliki kepercayaan dan nilai yang sama, kalian dapat berjuang bersama-sama. Sebaliknya, jika kalian sebagai pasangan saja masih berselisih pendapat, tentu sulit memberi pemahaman pada keluarga terlebih pembuktian bahwa kepercayaan leluhur tersebut belum tentu benar," tambah Ratih Ibrahim.


      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 10:43 pm