Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @spiritualz_ dan @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Your Space

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Hati-hati Penderita Maag, Obat Sakit Kepala Bisa Merusak Lambung

    Share
    avatar
    ganz

    Jumlah posting : 117
    Join date : 04.02.12

    Hati-hati Penderita Maag, Obat Sakit Kepala Bisa Merusak Lambung

    Post  ganz on Mon Jul 08, 2013 10:40 am


    Saat kepala pusing tak tertahankan, yang paling sering dilakukan adalah langsung mengonsumsi obat pereda sakit kepala. Tapi bagi Anda penderita maag, sebaiknya jangan sembarangan minum obat sakit kepala.

    "Obat sakit kepala dan reumatik bisa memicu kambuhnya sakit maag," ujar Dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, dari Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, dalam acara Simposium PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia) Forum 'Meraih Kesempurnaan Ibadah Puasa dengan Sehat Fisik dan Jasmani', di Ruang Aula FKUI, Jakarta.

    Menurut Dr Ari, obat-obatan yang tergolong Non-steroidal anti-inflammatory drug (NSAID) seperti antalgin untuk sakit kepala, memang bisa melukai lambung dan usus halus secara langsung dan tidak langsung.

    Secara langsung, obat-obatan NSAID dapat merusak dinding lambung. Sedangkan secara tidak langsung, efek sistemiknya dapat menyebabkan penipisan dinding usus dan lambung.

    "Jadi memang bisa merusak secara langsung dan tidak langsung. Untuk orang yang sakit maag hindari minum obat-obatan golongan ini," imbuh Dr Ari.

    Tapi menurut Dr Ari, efek dari NSAID ini tidak bisa mempengaruhi semua penderita maag. Orang yang paling berisiko adalah penderita maag yang berusia 60 tahun ke atas.

    "Kalau yang umurnya masih 20-an biasanya tidak masalah. Untuk yang 60 tahun ke atas sebaiknya dihindari. Kalau sakit kepala bisa minum paracetamol saja," tutup Dr Ari.



      Waktu sekarang Mon Nov 20, 2017 1:53 pm