Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» Cara Mengatasi Alergi Seafood
Thu Dec 08, 2016 4:50 pm by kabaena

» HAMMER OF THOR | OBAT KUAT PEMBESAR PENIS | PIN BBM D3BF2124
Fri Nov 25, 2016 1:51 am by kiosonlineshop

» rahasia kuat diranjang
Fri Nov 25, 2016 1:45 am by kiosonlineshop

» CARA CEPAT MENGHILANGKAN TATO PERMANEN PADA TUBUH
Fri Nov 25, 2016 1:44 am by kiosonlineshop

» tips cepat untuk memutihkan kulit badan
Fri Nov 25, 2016 1:43 am by kiosonlineshop

» HDD External New
Tue Nov 22, 2016 4:46 pm by dodolan

» Jejak Sejarah Kerajaan Kotu’a
Sun Nov 13, 2016 11:22 pm by ganz

» Danau Berubah Warna, Keajaiban Alam dari Tomohon
Sat Nov 12, 2016 2:16 pm by kambose

» Tuhan dan Polisi
Sun Nov 06, 2016 10:12 pm by kambose

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Ini Alasan Wanita Ragu Mengubah Status Sahabat Menjadi Kekasih

    Share

    wulele_waru

    Jumlah posting : 189
    Join date : 31.01.12

    Ini Alasan Wanita Ragu Mengubah Status Sahabat Menjadi Kekasih

    Post  wulele_waru on Sat May 18, 2013 8:45 am


    Tidak sedikit orang memiliki sahabat lawan jenis yang begitu dekat. Mereka bersedia mendengarkan cerita, keluh kesah, dan tertawa bersama ketika Anda sedang muram. Bahkan mereka mengetahui segala sifat jelek, namun tetap tidak meninggalkan Anda.

    Kenyamanan ketika bersama itu, tak jarang menimbulkan benih-benih cinta. Namun alih-alih menjadikannya pasangan, Anda justru melemparnya dalam 'friend zone' dengan alasan tidak mau merusak pertemanan.

    Padahal, pertemanan adalah fondasi terbaik dalam tiap hubungan. Kualitas yang Anda cari seperti kesetiaan, rasa percaya, dan menerima apa adanya, akan membangun suatu hubungan yang kuat nantinya. Lalu, kenapa masih banyak wanita yang tidak mau merubah status 'friend zone' menuju 'dating zone'?

    Seperti yang dikutip dari Female First, sebelum mencoba untuk melanjutkan hubungan ke tingkat yang lebih serius, banyak dari Anda yang sudah berpikir jauh jika nantinya hubungan asmara dengan sang teman berakhir buruk. Akan ada perasaan berbeda setelah mengubahnya dari zona pertemanan ke dalam hubungan percintaan.

    Tapi bukan berarti Anda tidak bisa berteman lagi dengannya. Jika Anda dan dia menghargai pertemanan yang ada, Anda pasti saling terbuka dan jujur tentang apa yang akan dilakukan jika hubungan berakhir buruk. Pastikan Anda dan dia masih bisa berteman setelah semua hal yang terjadi.

    Hubungan cinta yang awalnya dimulai lewat hubungan pertemanan, akan lebih menghargai pendapat satu sama lain. Mungkin agak sedikit canggung di awal hubungan, namun Anda tak perlu berpura-pura bersikap manis dan bisa saling jadi diri sendiri.

    Alasan lainnya yang biasa diutarakan adalah tidak ada ketertarikan sensual dengan si teman pria. Seringkali Anda merasa memang tidak ada ketertarikan untuk ke arah sana, dan hal itu tidak bisa dipaksakan. Tapi jika beberapa kali Anda mendapati diri cemburu, terus memikirkannya atau merasa kehilangan ketika dia mendekati wanita lain, akuilah di lubuk hati terdalam Anda ingin bersamanya. Namun, secara psikologis Anda membatasi perasaan itu karena takut akan merusak persahabatan, atau takut ditolak.

    Kadang Anda harus mengambil risiko dalam hidup untuk menjadi bahagia. Ketakutan tidak akan membuat Anda maju. Jangan terus menyulitkan diri dengan memikirkan, "Bagaimana jika tidak berjalan baik nantinya?" Dibandingkan harus diliputi perasaan cemas berkepanjangan, sebaiknya mulai berpikir positif, "siapa tahu hubungan itu akan berjalan baik." Pepatah, "tidak akan tahu, jika belum mencobanya" bisa jadi pegangan Anda untuk meyakinkan diri sebelum memulai hubungan.





      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 10:38 pm