Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» HAMMER OF THOR | OBAT KUAT PEMBESAR PENIS | PIN BBM D3BF2124
Fri Nov 25, 2016 1:51 am by kiosonlineshop

» rahasia kuat diranjang
Fri Nov 25, 2016 1:45 am by kiosonlineshop

» CARA CEPAT MENGHILANGKAN TATO PERMANEN PADA TUBUH
Fri Nov 25, 2016 1:44 am by kiosonlineshop

» tips cepat untuk memutihkan kulit badan
Fri Nov 25, 2016 1:43 am by kiosonlineshop

» HDD External New
Tue Nov 22, 2016 4:46 pm by dodolan

» Jejak Sejarah Kerajaan Kotu’a
Sun Nov 13, 2016 11:22 pm by ganz

» Danau Berubah Warna, Keajaiban Alam dari Tomohon
Sat Nov 12, 2016 2:16 pm by kambose

» Tuhan dan Polisi
Sun Nov 06, 2016 10:12 pm by kambose

» Suku Kaili - Sulawesi Tengah
Sat Nov 05, 2016 5:01 pm by vani

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    8 Kondisi yang Membuat Hubungan Asmara Sebaiknya Tidak Berlanjut

    Share

    vani

    Jumlah posting : 332
    Join date : 24.09.11

    8 Kondisi yang Membuat Hubungan Asmara Sebaiknya Tidak Berlanjut

    Post  vani on Wed Apr 10, 2013 3:37 pm


    Hubungan asmara memang tidak bisa selamanya diwarnai dengan momen romantis dan saling sayang. Terkadang dalam menjalin percintaan, pasangan bisa cek-cok, berdebat atau mempunyai pandangan berbeda terhadap suatu hal. Tapi ada kalanya dalam keadaan tertentu, hubungan asmara sebaiknya tidak dilanjutkan. Ini delapan kondisi ketika Anda dan pasangan sebaiknya mengakhiri hubungan agar masalah tidak bertambah 'kronis', seperti dikutip dari eHarmony.

    1. Tidak Ada Prospek Masa Depan
    Setelah berpacaran lama, Anda tidak juga melihat adanya perkembangan atau kemajuan dalam hubungan asmara dengan si dia. Hubungan seperti jalan di tempat dan tidak jelas ke mana arah tujuannya. Ketika Anda membicarakan tentang rencana masa depan bersamanya, dia cenderung menghindar dan menganggapnya kurang penting. Sementara Anda menginginkan sebuah komitmen yang jelas dan hubungan yang mapan.

    2. Tidak Ada Chemistry Lagi
    Terkadang hanya karena ingin mempertahankan hubungan yang sudah lama terjalin, Anda tetap bersama pasangan meskipun sudah tidak merasakan lagi 'debaran cinta'. Belum lagi karena adanya tekanan sosial yang membuat Anda terpaksa bersama. Tapi memaksakan sebuah hubungan yang sudah hambar tidak baik bagi mental. Introspeksi diri dan bicarakan dengan pasangan. Jika tidak juga menemui titik terang, sebaiknya diakhiri.

    3. Anda Tersika Fisik dan Batin
    Berada dalam hubungan yang diwarnai kekerasan hanya akan membuat luka Anda terus menganga dan semakin dalam dari waktu ke waktu. Tidak ada hal baik dari mempertahankan kekasih yang suka memukul, memaki atau melontarkan kata-kata kasar setiap waktu. Jika tetap ingin bersama kekasih yang abusive atau ragu meninggalkannya, sebaiknya Anda mencari bantuan profesional untuk mendapat pencerahan.

    4. Pernah Selingkuh atau Diselingkuhi
    Hubungan yang pernah 'ternoda' karena perselingkuhan umumnya akan sulit untuk tetap langgeng dan rentan sekali retak. Selingkuh adalah salah satu penyebab pondasi hubungan lemah, rusaknya kepercayaan dan percek-cokan tiada henti. Sebaiknya Anda tidak lagi melanjutkan hubungan jika salah satu dari kalian telah berselingkuh.

    5. Ada Bayang-bayang Orang Lain
    Perselingkuhan tidak selalu dalam bentuk fisik, tapi juga perasaan dan biasanya disebut dengan selingkuh hati. Jika Anda terus-menerus berharap bahwa pasangan yang sekarang seharusnya adalah orang lain (entah itu mantan, pria idaman di masa lalu atau rekan kerja), atau terbayang terus wajah pria lain, maka bisa dibilang hubungan Anda tidak sehat. Memaksakan bersama dengan orang yang tidak Anda cintai bisa jadi siksaan batin. Karenanya segera akhiri hubungan sebelum ada yang tersakiti lebih jauh.

    6. Terlalu Banyak Perbedaan
    Jika sekadar berbeda hobi, musik favorit atau idola kesayangan, itu tidak jadi masalah. Tapi bila perbedaan yang ada pada Anda dan pasangan cukup signifikan, sebaiknya pikirkan lagi apakah hubungan masih bisa dilanjutkan. Perbedaan mendasar bisa dilihat dari agama, budaya, tujuan hidup, prinsip, finansial hingga rencana masa depan. Jika terlalu banyak ketidaksepahaman, akan sulit menjalani hubungan yang langgeng ke depannya.

    7. Merasa Tidak Pernah Bahagia
    Setiap hubungan pasti ada masa pasang surut. Tapi jika Anda lebih sering merasa tidak bahagia, atau bahkan lupa kapan terakhir Anda dan pasangan bersenang-senang serta saling menyayangi, maka tidak ada gunanya bertahan. Apakah Anda tetap bersamanya karena memang ingin dan mencintainya, atau hanya takut menyandang status single? Pikirkan baik-baik.

    8. Tidak Berkembang Sebagai Individu
    Hubungan seharusnya bersifat konstruktif yaitu membuat individu lebih berkembang. Tapi ketika justru mengarah ke hal-hal destruktif, misalnya salah satu pihak secara emosional tertekan, trauma, mendapat luka-luka secara fisik, kepribadian jadi rendah diri dan penghayatan diri jadi negatif, sebaiknya akhiri hubungan.







      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 10:42 pm