Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» HAMMER OF THOR | OBAT KUAT PEMBESAR PENIS | PIN BBM D3BF2124
Fri Nov 25, 2016 1:51 am by kiosonlineshop

» rahasia kuat diranjang
Fri Nov 25, 2016 1:45 am by kiosonlineshop

» CARA CEPAT MENGHILANGKAN TATO PERMANEN PADA TUBUH
Fri Nov 25, 2016 1:44 am by kiosonlineshop

» tips cepat untuk memutihkan kulit badan
Fri Nov 25, 2016 1:43 am by kiosonlineshop

» HDD External New
Tue Nov 22, 2016 4:46 pm by dodolan

» Jejak Sejarah Kerajaan Kotu’a
Sun Nov 13, 2016 11:22 pm by ganz

» Danau Berubah Warna, Keajaiban Alam dari Tomohon
Sat Nov 12, 2016 2:16 pm by kambose

» Tuhan dan Polisi
Sun Nov 06, 2016 10:12 pm by kambose

» Suku Kaili - Sulawesi Tengah
Sat Nov 05, 2016 5:01 pm by vani

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Sakitnya Putus Cinta

    Share

    putri

    Jumlah posting : 238
    Join date : 19.01.12

    Sakitnya Putus Cinta

    Post  putri on Tue Jan 15, 2013 6:58 pm


    Putus cinta atau cinta bertepuk sebelah tangan memang menyakitkan. Tak hanya orang yang mau mengalaminya.

    Ditinggal orang yang disayangi membuat perasaan terluka, sehingga mengalami depresi. Itulah mengapa move on diperlu supaya tak larut dalam kesedihan.

    Pasalnya, putus cinta dan memperburuk kualitas kesehatan karena masalah yang dialami beberapa bagian tubuh, seperti dilansir dari ABCNews.

    Hormon tubuh. Patah hati menyebabkan tubuh memproduksi hormon stres kortisol dan adrenalin, yang memicu stres tubuh. Peningkatan hormon kortisol juga meningkatkan tekanan darah.

    Otak. Orang yang patah hati tak hanya mengalami sakit hati, tetapi juga fisik. Insiden traumatik malah mempengaruhi dua bagian otak, yaitu korteks somatosensori sekunder dan insula posterior dorsal. Aktifnya kedua bagian otak ini menyebabkan rasa sakit, nyeri atau pegal pada tubuh.

    Sistem imun. Tingginya hormon kortisol juga menyebabkan melemahnya sistem imun imun, sehingga seseorang lebih mudah sakit dan kelelahan.

    Perut. Saraf yang mengalami tekanan atau stres akan mengirimkan sinyal pada sistem pencernaan. Stres juga dapat merangsang naiknya asam lambung, sehingga menimbulkan rasa sakit. Bahkan, kata 'putus' juga membuat seseorang tidak nafsu makan karena otak mengirimkan sinyal untuk merasa kenyang.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 7:49 am