Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» Cara Mengatasi Alergi Seafood
Thu Dec 08, 2016 4:50 pm by kabaena

» HAMMER OF THOR | OBAT KUAT PEMBESAR PENIS | PIN BBM D3BF2124
Fri Nov 25, 2016 1:51 am by kiosonlineshop

» rahasia kuat diranjang
Fri Nov 25, 2016 1:45 am by kiosonlineshop

» CARA CEPAT MENGHILANGKAN TATO PERMANEN PADA TUBUH
Fri Nov 25, 2016 1:44 am by kiosonlineshop

» tips cepat untuk memutihkan kulit badan
Fri Nov 25, 2016 1:43 am by kiosonlineshop

» HDD External New
Tue Nov 22, 2016 4:46 pm by dodolan

» Jejak Sejarah Kerajaan Kotu’a
Sun Nov 13, 2016 11:22 pm by ganz

» Danau Berubah Warna, Keajaiban Alam dari Tomohon
Sat Nov 12, 2016 2:16 pm by kambose

» Tuhan dan Polisi
Sun Nov 06, 2016 10:12 pm by kambose

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Ayo Berdiri! Terlalu Banyak Duduk Lebih Mematikan dari Merokok

    Share

    fla

    Jumlah posting : 843
    Join date : 01.12.09

    Ayo Berdiri! Terlalu Banyak Duduk Lebih Mematikan dari Merokok

    Post  fla on Wed Jan 09, 2013 11:30 am


    Meningkatnya angka kematian di seluruh dunia, kini tidak lagi disebabkan oleh faktor penyakit menular. Penyakit tidak menular akibat kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok atau kurangnya aktivitas fisik, menjadi pembunuh nomor satu di dunia.

    Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa gaya hidup yang tidak sehat merupakan faktor utama penyebab berbagai penyakit yang mematikan seperti kanker, tekanan darah tinggi, diabetes, stroke dan penyakit jantung.

    Nikotin dalam rokok telah menyebabkan masalah pernapasan dan meningkatkan risiko berbagai penyakit tersebut di atas. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal the Lancet, kurangnya aktivitas fisik atau terlalau banyak duduk lebih berbahaya dari dampak buruk merokok.

    Terlalu banyak duduk dinilai lebih mematikan daripada merokok hingga 10 persen. Padahal kebiasaan merokok saja telah banyak menyebabkan komplikasi penyakit, coba bayangkan seperti apa dampak yang lebih buruk dari itu akibat kurangnya aktivitas fisik.

    Para peneliti dari Harvard Medical School menganalisis data kematian global pada tahun 2008. Sebagian besar kasus kematian disebabkan oleh kondisi kesehatan yang terkait dengan aktivitas fisik yang rendah, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker tertentu.

    Peneliti menemukan bahwa 6 sampai 10 persen dari penyakit ini terkait dengan ketidakaktifan seseorang selama setidaknya 150 menit seminggu. Bahkan, para peneliti mengatakan kurangnya aktivitas fisik tersebutlah yang menyebabkan 5,3 juta kasus kematian, dibandingkan dengan 5 juta kematian akibat merokok.

    "Dengan mengurangi risiko tersebut sebesar 10 persen saja dapat menghemat 533.000 nyawa lebih di seluruh dunia setiap tahun," kata para peneliti, seperti dilansir fitsugar.

    Sejumlah studi lain juga telah menemukan bahwa kebanyakan orang terlalu banyak menghabiskan waktu untuk duduk bekerja di depan komputer tanpa diimbangi dengan olahraga. Hal ini dapat diatasi dengan meningkatkan aktivitas fisik dengan berolahraga 5 hari dalam seminggu selama paling sedikit 30 menit setiap kali latihan.

    Pilihlah jenis olahraga sedang seperti berjalan dan sering-seringlah bangkit dari tempat duduk Anda sekedar untuk mengambil minum atau meregangkan otot tubuh. Cara tersebut dapat memerangi kematian yang disebabkan karena terlalu banyak duduk.





      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 10:38 pm