Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Your Space

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Makin Amis, Makin Bagus untuk Sperma

    Share
    avatar
    tulanggadi

    Jumlah posting : 684
    Join date : 07.07.11

    Makin Amis, Makin Bagus untuk Sperma

    Post  tulanggadi on Thu Nov 08, 2012 1:49 pm


    Banyak orang tidak suka ikan segar karena terganggu oleh bau dan rasanya yang amis. Padahal menurut ahli gizi, makin amis ikan yang dimakan maka omega 3 yang dikandungnya makin bagus. Bagi para lelaki, nutrisi ini bagus untuk sperma.

    Asupan asam lemak omega 3 memang berhubungan dengan tingkat kesuburan para lelaki. Sebuah penelitian membuktikan, suplementasi omega 3 selama 32 pekan bisa meningkatkan konsentrasi sperma, jumlah sel sperma, pergerakan sperma serta kualitas bentuk sepermanya.

    Asam lemak omega 3 bisa ditemukan di berbagai jenis makanan, tetapi yang paling utama adalah ikan segar misalnya salmon. Sayangnya banyak orang tidak suka mengonsumsi ikan segar karena baunya amis, bahkan kadang masih tersisa sedikit baunya meski sudah dimasak.

    "Pernah makan salmon? Bagaimana rasanya, amis kan? Nah, makin amis berarti omega 3-nya makin luar biasa," kata Dr Saptawati Bardosono, SpGK, ahli gizi dari Universitas Indonesia (UI) dalam Seminar Premarital Nutritions di Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, Depok.

    Selain untuk memperbaiki kesuburan lelaki, omega 3 juga dikenal sebagai nutrisi otak yang sangat bagus. Karenanya tidak perlu heran jika banyak yang menganjurkan untuk membudayakan makan ikan jika ingin membentuk sebuah bangsa yang cerdas secara intelektual.

    Dalam hal ini Dr Saptawati atau yang lebih akrab disapa Dr Tati menyesalkan kebiasaan sebagian nelayan di Indonesia. Hasil laut di negara ini melimpah, tetapi tidak terlalu dimanfaatkan dan malah dijual lalu uangnya lebih banyak digunakan untuk beli rokok.

    Mengomentari kaum vegetarian yang tidak makan ikan, Dr Tati menganjurkan suplementasi atau pemberian suplemen omega 3. Sayur-sayuran hijau sebenarnya juga mengandung omega 3, tetapi kadarnya tidak sebanyak pada ikan laut dalam sehingga kurang mencukupi kebutuhan nutrisi tersebut.



      Waktu sekarang Fri Apr 28, 2017 12:55 am