Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» Cara Mengatasi Alergi Seafood
Thu Dec 08, 2016 4:50 pm by kabaena

» HAMMER OF THOR | OBAT KUAT PEMBESAR PENIS | PIN BBM D3BF2124
Fri Nov 25, 2016 1:51 am by kiosonlineshop

» rahasia kuat diranjang
Fri Nov 25, 2016 1:45 am by kiosonlineshop

» CARA CEPAT MENGHILANGKAN TATO PERMANEN PADA TUBUH
Fri Nov 25, 2016 1:44 am by kiosonlineshop

» tips cepat untuk memutihkan kulit badan
Fri Nov 25, 2016 1:43 am by kiosonlineshop

» HDD External New
Tue Nov 22, 2016 4:46 pm by dodolan

» Jejak Sejarah Kerajaan Kotu’a
Sun Nov 13, 2016 11:22 pm by ganz

» Danau Berubah Warna, Keajaiban Alam dari Tomohon
Sat Nov 12, 2016 2:16 pm by kambose

» Tuhan dan Polisi
Sun Nov 06, 2016 10:12 pm by kambose

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Menggetar-getarkan Tubuh Dapat Menghalau Diabetes

    Share


    Join date : 01.01.70

    Menggetar-getarkan Tubuh Dapat Menghalau Diabetes

    Post   on Tue Oct 23, 2012 2:05 am


    Kedengarannya aneh memang, tetapi sebuah penelitian menemukan bahwa risiko diabetes pada remaja dapat ditekan dengan menggetarkan tubuh. Tak hanya itu, menggetarkan tubuh juga dapat mengurangi peradangan, menurunkan kadar glukosa darah dan menghalau gangguan sering buang air kecil.

    Penelitian ini dilakukan pada tikus muda yang telah dimodifikasi reseptor leptin atau hormon rasa kenyangnya. Akibatnya tikus akan makan berlebihan sampai muncul gejala prediabetes atau menjelang diabetes. Ketika digetarkan tubuhnya selama 20 menit setiap hari selama 8 minggu, gangguan yang muncul akibat prediabetes bisa dipulihkan.

    "Pada tikus normal, melakukan getaran selama 4 hari akan meningkatkan kemampuan tubuh mengatur lonjakan glukosa setelah makan makanan berkalori tinggi. Jika makan 0,5 kg gula, glukosa darah akan naik. Pada penderita prediabetes, kenaikan yang terjadi membutuhkan waktu lebih lama agar dapat turun," kata peneliti, Dr Jack C. Yu, dari Georgia Health Sciences University seperti dilansir Science Blog.

    Yang menarik, getaran ini tidak akan menghasilkan efek yang sama pada tikus tua dan tikus normal yang sehat. Dalam acara Third World Congress of Plastic Surgeons of Chinese Descent, Yu menjelaskan bahwa mengguncang tulang akan lebih efektif dibandingkan mengguncangkan otot. Cara ini dianggap efisien menipu tulang agar mengira tubuh sedang berolahraga.

    "Ini juga salah satu cara untuk menghadapi kenyataan bahwa banyak orang tidak berolahraga secara teratur," imbuh Yu.

    Sayangnya, Yu yang seorang ahli bedah ini belum dapat menjelaskan bagaimana persisnya getaran tubuh dapat menghasilkan efek positif. Ia menduga ada kaitannya dengan dampak gerakan terhadap kesehatan tulang. Getaran akan meniru gerakan yang dialami tulang saat berolahraga.

    Gerakan ini memicu produksi osteocalcin, protein yang penting dalam pembentukan tulang yang juga memberi sinyal kepada pankreas untuk bersiap untuk memproses makanan. Pankreas sendiri sangat berperan penting dalam menghasilkan hormon insulin, pengurai glukosa darah.

    Setelah melihat efek getaran yang dihasilkan pada darah tikus, peneliti juga menemukan adanya peningkatan sistem kekebalan tubuh dan peningkatan fungsi ginjal. Getaran juga secara signifikan mengurangi gejala diabetes tikus seperti sering buang air kecil dan urine yang encer.



      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 7:45 pm