Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

Pasang Iklan Anda

Image hosted by servimg.com

    Danau Ranu Kumbolo

    Share

    nic

    Jumlah posting: 332
    Join date: 06.12.09

    Danau Ranu Kumbolo

    Post  nic on Fri Sep 28, 2012 11:40 am


    Ranu Kumbolo salah satu keindahan alam yang terdapat di lereng gunung Semeru, berada di ketinggian 2.400 mdpl ini menyimpan banyak sekali eksotisme. Selain keindahan alamnya, Ranukumbolo juga menyimpan banyak sekali mitos.

    Ranu yang berarti danau dan kumbolo berarti berkumpul, danau untuk tempat berkumpul. Hal ini bisa dilihat bahwa di Ranu Kumbolo dijadikan tempat berkumpulnya para pendaki untuk beristirahat atau bermalam sebelum melanjutkan pendakian ke puncak gunung Semeru atau Mahameru.

    Pendakian menuju Ranu Kumbolo biasanya dimulai dari jalur pos Ranu Pane. Untuk mencapai Ranu Pane pendaki tidak bisa lagi menggunakan bus, kebanyakan dari mereka naik mobil jeep 4×4 (Hardtop) yang terbukti bisa menanjak dan melalui jalur yang terjal dan jalan yang terkadang ditutupi awan. Kawasan ini biasanya cukup ramai dikunjungi oleh para pendaki saat liburan, khususnya liburan perguruan tinggi karena sebagian besar pendaki adalah mahasiswa.

    Tapi semua itu akan terbayar dengan tuntas ketika kita tiba di Ranu Kumbolo. Pesona danau Ranu Kumbolo terasa sangat menakjubkan, sehingga rasa lelah kita akan terasa impas. Pohon cemara yang rindang, semak-semak hijau, dan langit biru yang menghiasi sekitar danau terasa sangat meneduhkan mata.

    Anda bisa menikmati panorama matahari terbit yang mempesona dan sangat cantik di danau ini. Warna matahari terbit keemasan yang terpantul oleh permukaan danau terlihat sangat indah dan menakjubkan. Karena keindahannya inilah, sangat banyak fotografer yang mengabadikan pemandangan Danau Ranu Kumbolo.

    Tanjakan Cinta

    Pada bagian Barat danau, terdapat sebuah bukit tinggi menjulang. Bukit ini merupakan bagian dari rute pendakian ke arah puncak, kemiringan tidak kurang dari 45 derajat dan merupakan rute tanjakan yang landai tapi panjang. Ada yang menarik di sini, ternyata tanjakan tersebut memiliki julukan yaitu Tanjakan Cinta.

    Julukan tersebut lantaran ada mitos yang beredar di kalangan pendaki. Menurut beberapa sumber mitos ini lahir dari kisah tragedi dua sejoli yang sudah bertunangan saat mendaki tanjakan tersebut.

    Konon, waktu itu, si cowok melewati tanjakan tersebut lebih dulu. Sementara calon istrinya kepayahan naik tanjakan itu, cowok tadi cuma melihat dari atas sambil foto-foto. Naas, pendaki cewek ini tiba-tiba pingsan dan jatuh terguling ke bawah, kemudian tewas.

    "Barang siapa yang bisa terus berjalan tanpa berhenti hingga di atas bukit dan tanpa menoleh ke belakang, jika sedang jatuh cinta akan berakhir bahagia" itulah mitos tanjakan cinta.

    Butuh tenaga ekstra untuk melewati tanjakan ini tanpa berhenti apalagi sambil mengangkat berat beban yang kita bawa,setelah sampai di ujung tanjakan cinta rasa lelah kita serasa hilang karena melihat indahnya Ranu Kumbolo yang membisu diselimuti kabut dari kejauhan.

    Bukan sekedar mendaki, namun para pendaki yang punya hobi memancing tak pernah melewatkan membawa pancing untuk sekedar melepas hobi di telaga yang memiliki luas 14 hektar yang dikelilingi bukit hijau dengan pohon-pohon cemara dan padang rumput.







    Rute :
    Dari daerah manapun di Indonesia -> Terminal Arjosari Malang
    Terminal Arjosari Malang -> (Angkutan atau Minibus) -> Pasar Tumpang
    Pasar Tumpang -> (Mobil HardTop) -> Ranu Pane (Mengurus Ijin Masuk sekalian)
    Ranu Pane -> (Jalan Kaki 4 - 5 jam) -> Danau Ranu Kumbolo



      Waktu sekarang Sat Oct 25, 2014 3:43 pm