Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» Cara Mengatasi Alergi Seafood
Thu Dec 08, 2016 4:50 pm by kabaena

» HAMMER OF THOR | OBAT KUAT PEMBESAR PENIS | PIN BBM D3BF2124
Fri Nov 25, 2016 1:51 am by kiosonlineshop

» rahasia kuat diranjang
Fri Nov 25, 2016 1:45 am by kiosonlineshop

» CARA CEPAT MENGHILANGKAN TATO PERMANEN PADA TUBUH
Fri Nov 25, 2016 1:44 am by kiosonlineshop

» tips cepat untuk memutihkan kulit badan
Fri Nov 25, 2016 1:43 am by kiosonlineshop

» HDD External New
Tue Nov 22, 2016 4:46 pm by dodolan

» Jejak Sejarah Kerajaan Kotu’a
Sun Nov 13, 2016 11:22 pm by ganz

» Danau Berubah Warna, Keajaiban Alam dari Tomohon
Sat Nov 12, 2016 2:16 pm by kambose

» Tuhan dan Polisi
Sun Nov 06, 2016 10:12 pm by kambose

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Agar Otot Lansia Tak Cepat Keropos, Minumlah Minyak Ikan

    Share

    fla

    Jumlah posting : 843
    Join date : 01.12.09

    Agar Otot Lansia Tak Cepat Keropos, Minumlah Minyak Ikan

    Post  fla on Sat Sep 08, 2012 9:15 am


    Orang pasti akan mengalami penurunan fisik dan kemampuan kognitif saat lanjut usia (lansia). Untuk memperlambat proses itu, salah satunya adalah dengan olahraga ringan dan mengonsumsi minyak ikan secara rutin.

    Penurunan kondisi fisik ini merupakan dampak dari penurunan ukuran otot sebanyak 0,5 hingga 2 persen pertahunnya. Kondisi yang disebut dengan sarkopenia ini diakibatkan oleh rendahnya konsumsi protein dan gaya hidup yang mampu memperburuk pengeroposan otot.

    Karena studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa produk hewani yang kaya omega-3 seperti minyak ikan mackerel dan sarden dapat meningkatkan massa otot, maka peneliti Dr. Stuart Gray dari University of Aberdeen terdorong untuk mencari tahu apakah asam lemak ini dapat membantu memperlambat terjadinya sarkopenia pada lansia.

    Pada studi pertamanya, Dr. Gray menunjukkan bahwa pencitraan MRI pada tikus berusia paruh baya yang diberi makan suplemen minyak ikan menunjukkan adanya penurunan massa otot yang lebih kecil daripada tikus sebayanya yang diberi makan makanan biasa.

    "Minyak ikan itu tampaknya memberikan efek perlindungan anabolik (pembentukan otot) pada tikus, tapi saya bermaksud mencobanya pada manusia," ujarnya.

    Lalu Dr. Gray merekrut 14 wanita berusia di atas 65 tahun yang dibagi ke dalam dua kelompok. Keduanya diminta untuk menjalani program latihan fisik selama 12 minggu yang terdiri dari dua sesi latihan otot kaki standar masing-masing selama 30 menit.

    Separuh partisipan diberi asam lemak omega-3 EPA dan DHA sedangkan sisanya menerima plasebo minyak ikan. Di awal dan akhir studi, kekuatan otot kaki partisipan juga diukur.

    Hasilnya cukup mengejutkan, partisipan yang menerima plasebo minyak ikan mengalami peningkatan massa otot hingga 11 persen sedangkan partisipan yang menerima EPA dan DHA menunjukkan peningkatan sebesar 20 persen.

    "Masalahnya, banyak suplemen minyak ikan yang kadar EPA-nya bervariasi atau kadang tak mencukupi untuk dikonsumsi lansia. Satu kapsul yang diklaim mengandung satu gram minyak ikan bisa jadi sebenarnya hanya berisi 100 miligram EPA atau 400 miligram saja," ungkap Dr. Gray seperti dilansir dari BBC.

    Oleh karena itu, untuk meningkatkan asupan EPA dan DHA, Dr. Gray juga menyarankan untuk mengonsumsi suplemen asam lemak yang kadarnya paling tinggi dari semua merk yang ada.



      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 7:47 pm