Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @spiritualz_ dan @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» Keajaiban Senyuman
Wed Jun 28, 2017 1:07 pm by lahumusi

» Profil dan Biodata Lengkap Jessica Milla
Mon Jun 26, 2017 12:03 am by kabaena

» What Software Is Good for Small Business Accounting.
Mon Jun 19, 2017 2:25 pm by riyadiyo

» 10 Penyebab Komputer Sering Restart Sendiri
Fri Jun 16, 2017 8:50 am by fla

» ATM Beras di Purwakarta
Fri Jun 16, 2017 12:34 am by FuiFui

» HDD External New
Wed Jun 14, 2017 5:19 pm by dodolan

» Usaha kesehatan rumah sakit - KSO, Sewa & Jual Beli CT Scan Untuk Rumah sakit dan Klinik swasta & pemerintah.
Tue Jun 13, 2017 4:38 pm by riyadiyo

» Twinda Rarasati dan Twindy Rarasati
Sun Jun 11, 2017 9:03 pm by kabaena

» 10 Cara Ampuh Mengatasi Cegukan
Mon Jun 05, 2017 4:42 pm by kabaena

Your Space

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Payudara Makin Tak Simetris, Risiko Kanker Makin Besar

    Share


    Join date : 01.01.70

    Payudara Makin Tak Simetris, Risiko Kanker Makin Besar

    Post   on Sun Aug 12, 2012 9:06 pm


    Ukuran payudara kiri dan kanan tidak pernah benar-benar simetris, salah satu pasti lebih besar dari yang lain. Menurut penelitian, semakin besar selisih perbedaan ukuran di kedua payudara maka risiko kanker cenderung semakin besar.

    Dalam sebuah penelitian di jurnal Breast Cancer Research, para ilmuwan pernah mengungkap bahwa perbedaan bobot payudara yang terlalu ekstrem berhubungan dengan risiko kanker. Tiap selisih 95,8 gram pada masing-masing payudara maka risiko kanker naik 50 persen.

    Penelitian yang dilakukan terhadap 504 perempuan di Inggris itu mengungkap bahwa kedua payudara memiliki bobot rata-rata 497,1 gram. Selisih perbedaan bobot antara payudara kiri dan kanan dalam penelitian itu berkisar antara 48 gram hingga 57,5 gram.

    Di awal penelitian, belum ada satu pun partisipan yang didiagnosis kanker payudara. Namun dalam pengamatan beberapa tahun berikutnya, perbedaan bobot dan ukuran di tiap payudara terbukti memiliki perbandingan lurus dengan peningkatan risiko kanker.

    "Temuan awal ini sangat menggembirakan, benar-benar menunjukkan bahwa payduara yang tidak simetris bisa menjadi petujuk bagi risiko kanker payudara," kata Diane Scutt, PhD, salah seorang peneliti seperti dikutip dari WebMD.

    Meski begitu, perbedaan ukuran payudara bisa ditemukan pada semua orang sehingga bisa dianggap wajar dan tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Bahkan dalam penelitian itu pun, hanya ada 1 orang yang kedua payudaranya benar-benar simetris.

    Penelitian lain yang pernah dipublikasikan sebelumnya mengungkap, ukuran payudara sebenarnya tidak terlalu berpengaruh terkadap risiko kanker. Kepadatan jaringan lebih menentukan, kalau makin padat maka risiko untuk terkena kanker cenderung semakin besar.



      Waktu sekarang Fri Jun 30, 2017 12:05 am