Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» HAMMER OF THOR | OBAT KUAT PEMBESAR PENIS | PIN BBM D3BF2124
Fri Nov 25, 2016 1:51 am by kiosonlineshop

» rahasia kuat diranjang
Fri Nov 25, 2016 1:45 am by kiosonlineshop

» CARA CEPAT MENGHILANGKAN TATO PERMANEN PADA TUBUH
Fri Nov 25, 2016 1:44 am by kiosonlineshop

» tips cepat untuk memutihkan kulit badan
Fri Nov 25, 2016 1:43 am by kiosonlineshop

» HDD External New
Tue Nov 22, 2016 4:46 pm by dodolan

» Jejak Sejarah Kerajaan Kotu’a
Sun Nov 13, 2016 11:22 pm by ganz

» Danau Berubah Warna, Keajaiban Alam dari Tomohon
Sat Nov 12, 2016 2:16 pm by kambose

» Tuhan dan Polisi
Sun Nov 06, 2016 10:12 pm by kambose

» Suku Kaili - Sulawesi Tengah
Sat Nov 05, 2016 5:01 pm by vani

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Hubungan Asmara di Ujung Tanduk, Bertahan atau Putus Saja?

    Share

    sangia

    Jumlah posting : 619
    Join date : 18.02.11

    Hubungan Asmara di Ujung Tanduk, Bertahan atau Putus Saja?

    Post  sangia on Mon Mar 12, 2012 10:59 am

    Hubungan Asmara di Ujung Tanduk, Bertahan atau Putus Saja?


    Pertengkaran yang tiada henti, lebih banyak menangis dan selalu merasa tidak bahagia. Jika tiga hal tersebut yang sering Anda alami dengan kekasih, maka bisa dibilang hubungan asmara Anda berada di ujung tanduk.

    Meskipun sudah berbaikan beberapa kali, tapi pertengkaran hebat kembali terjadi dan itu berlangsung berulang-ulang. Apa yang sebaiknya dilakukan saat hubungan asmara memburuk? Bertahan, atau putus saja? Anda lebih baik mengakhiri hubungan, jika mengalami empat hal ini, seperti yang dikutip dari She Knows.

    1. Anda Jadi 'Single Fighter'
    Tanda jalinan asmara sudah tidak bisa dilanjutkan, ketika hanya satu pihak yang berusaha memperbaiki hubungan sementara yang lainnya tidak peduli. Bentuknya bisa bermacam-macam, misalnya pasangan sengaja menyibukkan diri dengan pekerjaan atau selalu menghindar saat bicara masalah asmara. Anda merasakan tidak adanya dukungan dari pasangan dan menjadi frustasi hanya karena hal kecil.

    "Jika salah satu pasangan tidak berusaha mencari solusi dari permasalahan yang terjadi, tinggal tunggu waktu saatnya putus. Anda tidak bisa mengatur perasaan orang lain, tapi bagaimana Anda harus berpikir dan bertindak," ujar Caird Urquhart, penulis '30 Ways to Better Days: How to Rally After You've Been Dumped'.

    2. Banyak Berubah
    Perubahan adalah bagian dari tahapan kehidupan seseorang, tapi bisa jadi sumber masalah bagi pasangan kekasih. Jika salah satu pasangan sudah berpikir untuk melakukah perubahan pads hidup sementara yang lainnya tetap pada keadaan sekarang, akan ada perbedaan visi yang signifikan dan memicu berakhirnya hubungan asmara.

    Mungkin Anda berpikir sudah saatnya untuk hidup sehat dengan rajin olahraga, sementara kekasih masih asyik makan fast food dan merokok sambil santai di sofa. Atau, Anda berambisi meningkatkan karir sedangkan pasangan masih saja asyik bermain dengan teman-temannya.

    Sebenarnya tidak ada yang salah atau benar saat perubahan itu terjadi. Tapi jika arah hidup Anda dan pasangan sudah berbeda, mungkin sudah saatnya membuka babak baru dalam percintaan.

    3. Visi Sudah Tak Sejalan
    Kunci dari langgengnya hubungan asmara adalah kompromi; tapi ketika Anda dan pasangan sudah memiliki pandangan hidup yang sama sekali berbeda, maka cukup sulit untuk dilanjutkan. Apalagi bila menyangkut hal-hal penting seperti menikah atau tidak, rencana punya anak, pindah ke daerah setelah menikah, dan sebagainya.

    Jika ingin tetap mempertahankan hubungan dan sama-sama bahagia, harus ada yang dikorbankan. Tapi jika Anda tidak setuju dengan hal itu dan memilih jalan sendiri, maka solusinya adalah mengakhiri hubungan.

    4. Selalu Mengungkit Masalah yang Lalu
    Saat pasangan terlibat dalam pertengkaran hebat dan mengungkit tentang kesalahan yang pernah terjadi (yang seharusnya sudah selesai) dan itu berlangsung berulang kali, kemungkinan hubungan sudah tidak bisa diselamatkan. Marah dan kesal kepada pasangan adalah hal wajar, tapi percintaan Anda mungkin sudah di ujung tanduk jika setiap kali bertengkar selalu kembali membicarakan kesalahan masa lalu.

    Hal itu berarti, Anda atau pasangan masih menyimpan dendam dan belum bisa menerima permasalahan asmara di masa lalu benar-benar tuntas. Kesalahan yang lalu pun dijadikan senjata untuk menyerang pihak lain. Kondisi tersebut tidak sehat untuk kelangsungan hubungan asmara.



      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 6:29 pm