Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» Cara Mengatasi Alergi Seafood
Thu Dec 08, 2016 4:50 pm by kabaena

» HAMMER OF THOR | OBAT KUAT PEMBESAR PENIS | PIN BBM D3BF2124
Fri Nov 25, 2016 1:51 am by kiosonlineshop

» rahasia kuat diranjang
Fri Nov 25, 2016 1:45 am by kiosonlineshop

» CARA CEPAT MENGHILANGKAN TATO PERMANEN PADA TUBUH
Fri Nov 25, 2016 1:44 am by kiosonlineshop

» tips cepat untuk memutihkan kulit badan
Fri Nov 25, 2016 1:43 am by kiosonlineshop

» HDD External New
Tue Nov 22, 2016 4:46 pm by dodolan

» Jejak Sejarah Kerajaan Kotu’a
Sun Nov 13, 2016 11:22 pm by ganz

» Danau Berubah Warna, Keajaiban Alam dari Tomohon
Sat Nov 12, 2016 2:16 pm by kambose

» Tuhan dan Polisi
Sun Nov 06, 2016 10:12 pm by kambose

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Makan Berlebihan Bisa Picu Gangguan Ingatan Saat Tua

    Share

    sangia

    Jumlah posting : 619
    Join date : 18.02.11

    Makan Berlebihan Bisa Picu Gangguan Ingatan Saat Tua

    Post  sangia on Fri Feb 17, 2012 7:37 am

    Makan Berlebihan Bisa Picu Gangguan Ingatan Saat Tua



    Selain bisa meningkatkan risiko obesitas, makan terlalu banyak juga berbahaya bagi kesehatan di hari tua. Menurut penelitian, makan berlebihan bisa memicu masalah memori pada orang tua.

    Seperti yang dikutip dari Daily Mail, mengonsumsi 2.100 hingga 6.000 kalori tiap hari bisa mengakibatkan pikun serta gangguan kognitif ringan saat tua nanti. Bahkan risiko kehilangan memori tersebut bisa meningkat hingga dua kali lipat.

    Adanya temuan tersebut menunjukkan bahwa melakukan diet rendah kalori dapat menjaga pikiran tetap tajam di masa tua nanti. Selain itu, diet sehat juga bisa mencegah timbulnya penyakit Alzheimer.

    Kesimpulan itu didapat setelah ilmuwan di Amerika meneliti kebiasaan makan dan minum dari 1.200 orang yang memiliki rata-rata usia 70 sampai 89 tahun. Para peserta penelitian yang diketahui tidak memiliki masalah demensia (pikun) tersebut diminta untuk melakukan tes memori.

    Hasilnya, ilmuwan Amerika menemukan bahwa 163 orang yang mengonsumsi kalori paling banyak, akan mengalami penurunan memori sebanyak dua kali lipat, ketimbang mereka yang diet rendah kalori.

    Untuk mencapai kesimpulan itu, para ilmuwan sebelumnya sudah memperhitungkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kehilangan memori. Seperti tingkat pendidikan, riwayat stroke, diabetes dan depresi.



      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 5:12 am