Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @spiritualz_ dan @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» 4 Olahraga ekstrem ini bisa kamu lakukan di Indonesia
Thu Apr 12, 2018 11:55 am by kabaena

» HDD External New
Wed Apr 04, 2018 2:59 am by dodolan

» Libero dalam Voli
Tue Apr 03, 2018 2:43 pm by kabaena

» Pisang Goroho Digoreng 'Telanjang', Aduh Enaknya!
Sat Mar 17, 2018 12:45 pm by nic

» Menolak Hadiah Rp 399 Juta dari Easy Shopping
Mon Mar 12, 2018 10:12 am by vani

» Merancang perjalanan - Itinerary
Fri Mar 09, 2018 1:44 pm by vani

»  Startup ini Bangun Rumah Menggunakan Printer 3 Dimensi!
Sun Feb 25, 2018 2:52 pm by wulele_waru

» Agen Madu Hitam Pahit Premium Bandung Murah
Thu Feb 22, 2018 7:10 pm by riyadiyo

» Mengapa kelelawar tidur terbalik?
Mon Feb 19, 2018 10:05 am by ganz

Your Space

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Sensi Saat PMS Bisa Diobati

    Share
    avatar
    kabaena

    Jumlah posting : 293
    Join date : 19.08.11
    Age : 32

    Sensi Saat PMS Bisa Diobati

    Post  kabaena on Sat Jan 07, 2012 2:50 am

    Sensi Saat PMS Bisa Diobati


    Ketika menjelang datang bulan, beberapa perempuan bisa menjadi sangat sensitif atau suasana hati yang berubah-ubah. Kini ilmuwan menuturkan bahwa kondisi ini bisa diobati.

    Para ilmuwan menuturkan sindrom premenstruasi atau PMS terjadi karena adanya perubahan hormon di dalam tubuh secara alami. Namun gejala-gejala PMS yang terjadi sekali dalam sebulan ini bisa dikurangi atau diobati.

    Perempuan yang memiliki gejala fisik dan emosional akibat PMS tergantung pada sensitivitas tubuhnya terhadap hormon allopregnanolone. Hormon ini dilepaskan dalam tubuh setelah ovulasi (masa subur) dan selama kehamilan, serta terjadi perubahan ketika siklus menstruasi.

    Bagi perempuan yang tidak memiliki keluhan PMS, maka ia akan menjadi lebih sensitif terhadap allopregnanolone segera setelah menstruasi dan kurang sensitif sebelum menstruasi.

    Sedangkan perempuan yang memiliki gejala PMS parah seperti sensitivitas tinggi sebelum menstruasi, kemungkinan karena memiliki kemampuan yang kurang dalam beradaptasi dengan variasi hormon tersebut.

    Studi ini dilakukan oleh Dr Erika Timby dari Umea University di Swedia, studi ini sekaligus merupakan suatu terobosan baru dalam memahami PMS yang terjadi pada sebagian besar perempuan.

    "Kami mempelajari beberapa perempuan, studi ini merupakan yang pertama memeriksa efek dari metabolit tertentu pada corpus luteus hormone manusia," ujar Dr Timby, seperti dikutip dari Telegraph.

    Dr Timby menuturkan pengetahuan yang besar mengenai mekanisme yang mendasari terjadinya PMS nantinya akan memberikan petunjuk untuk menemukan metode baru dalam perawatan, dan hal ini membuat PMS mudah untuk diobati.

    Beberapa gejala PMS yang muncul bisa meliputi berbagai perubahan fisik dan emosional. Keluhan terbesar dari gejala PMS adalah perubahan suasana hati, seperti merasa sangat kesal atau sedih. Sedangkan gejala fisik yang dialami saat PMS, antara lain perut kembung, nyeri payudara dan sakit kepala.



      Waktu sekarang Wed Apr 25, 2018 8:54 am