Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @spiritualz_ dan @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Your Space

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

  • Kirim topik baru
  • Kirim balasan

Ganti Lap Tangan Setiap Hari untuk Cegah Kontaminasi Kuman

Share


Join date : 01.01.70

Ganti Lap Tangan Setiap Hari untuk Cegah Kontaminasi Kuman

Post   on Thu Jan 05, 2012 5:05 am

Ganti Lap Tangan Setiap Hari untuk Cegah Kontaminasi Kuman


Di rumah, sebagian besar orang menggunakan kain lap untuk mengeringkan tangannya setelah cuci tangan. Tapi sebaiknya kain lap ini diganti setiap hari untuk mengurangi risiko kontaminasi kuman.

Penularan kontaminasi kuman bisa terjadi jika kebersihan atau higienitas tidak terjaga dengan baik, salah satunya melalui kain lap yang digunakan berulang-ulang dan oleh banyak orang.

Setelah seseorang mencuci tangan, biasanya dikeringkan dengan menggosokkan tangan di kain. Namun sayangnya kain yang digunakan ini seringkali dipakai berkali-kali sehingga kemungkinan kontaminasi kuman sangat besar terjadi.

"Kebersihan kain lap ini perlu dijaga, salah satu cara meminimalisir risiko kontaminasi adalah dengan menggantinya setiap hari," ujar Dr Aria Kusuma, dalam sidang promosi Doktor atas dirinya di FKM UI, Depok.

Dr Aria menambahkan hal lain yang perlu diperhatikan adalah memisahkan antara kain lap tangan yang digunakan sehabis makan, dengan kain lap yang digunakan setelah mencuci piring.

"Sebaiknya setelah cuci tangan memang menggunakan kain lap atau tisu yang disposible (sekali pakai) sehingga bisa mengurangi risiko kontaminasi," ujar Doktor yang lahir di Pekanbaru, 17 Maret 1973 ini.

Selain itu hal lain yang perlu diperhatikan adalah tangan yang basah cenderung lebih mudah menyebarkan bakteri ketimbang tangan kering. Untuk itu lap yang digunakan harus bersih dan kering sehingga tidak memicu penularan kuman.

Salah satu kuman yang terbilang paling sering mengontaminasi adalah bakteri E.coli yang bisa menyebabkan penyakit pada saluran pencernaan manusia seperti diare terutama pada bayi dan balita.

Dampak dari kontaminasi ini pada anak adalah bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan karena anak menjadi sering sakit-sakitan sehingga nantinya berdampak pada kualitas sumber daya manusia.


  • Kirim topik baru
  • Kirim balasan

Waktu sekarang Sat Nov 18, 2017 6:00 pm