Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» HAMMER OF THOR | OBAT KUAT PEMBESAR PENIS | PIN BBM D3BF2124
Fri Nov 25, 2016 1:51 am by kiosonlineshop

» rahasia kuat diranjang
Fri Nov 25, 2016 1:45 am by kiosonlineshop

» CARA CEPAT MENGHILANGKAN TATO PERMANEN PADA TUBUH
Fri Nov 25, 2016 1:44 am by kiosonlineshop

» tips cepat untuk memutihkan kulit badan
Fri Nov 25, 2016 1:43 am by kiosonlineshop

» HDD External New
Tue Nov 22, 2016 4:46 pm by dodolan

» Jejak Sejarah Kerajaan Kotu’a
Sun Nov 13, 2016 11:22 pm by ganz

» Danau Berubah Warna, Keajaiban Alam dari Tomohon
Sat Nov 12, 2016 2:16 pm by kambose

» Tuhan dan Polisi
Sun Nov 06, 2016 10:12 pm by kambose

» Suku Kaili - Sulawesi Tengah
Sat Nov 05, 2016 5:01 pm by vani

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Habis Minum Soda Idealnya Lari 1 Jam Nonstop Biar Tak Gemuk

    Share

    sangia

    Jumlah posting : 619
    Join date : 18.02.11

    Habis Minum Soda Idealnya Lari 1 Jam Nonstop Biar Tak Gemuk

    Post  sangia on Sun Dec 18, 2011 3:21 pm

    Habis Minum Soda Idealnya Lari 1 Jam Nonstop Biar Tak Gemuk


    Minuman bersoda biasanya diminum sebagai teman bersantai, sambil nonton TV atau sekedar duduk-duduk. Kebiasaan ini jelas bikin gemuk, sebab kandungan kalori dalam sekaleng soda sebenarnya cukup untuk lari-lari selama 1 jam nonstop.

    Sekaleng minuman bersoda rata-rata mengandung 250 kalori, setara dengan 10 persen kebutuhan kalori setiap hari atau kurang lebih sama dengan kebutuhan untuk lari selama 1 jam nonstop. Jumlah kalori sebesar ini sangat mudah bikin seseorang cepat gemuk.

    Sayangnya selama ini kemasan minuman bersoda hanya mencantumkan jumlah kalori dalam bentuk angka, sehingga konsumen kurang menyadari seberapa besar angka tersebut. Tidak ada satupun yang mencantumkan kesetaraannya dengan aktivitas tertentu misalnya lari selama 1 jam nonstop.

    Menurut Dr Sarah Bleich dari John Hopkins University, konsumen cenderung kurang menyadari bahaya di balik kandungan kalori dalam minuman bersoda ketika jumlah kalorinya hanya ditulis dalam bentuk angka. Jika ditulis dengan aktivitas lain yang setara, konsumen cenderung lebih sadar.

    Untuk membuktikan hal itu, ia melakukan eksperimen terdahap sejumlah mahasiswa yang hobi minum minuman bersoda. Masing-masing partisipan mendapat sekaleng minuman bersoda dengan 3 kemasan berbeda berdasarkan cara mencantumkan jumlah kalorinya.

    Kemasan pertama adalah kemasan standar, yang hanya mencantumkan jumlah kalori yakni rata-rata 250 kalori. Kemasan berikutnya ada 2 jenis, yakni menyebutkan bahwa kalorinya setara dengan 10 persen kebutuhan kalori tiap hari dan setara dengan aktivitas lari selama 1 jam nonstop.

    Hasilnya, kebiasaan minum soda berkurang 40 persen ketika partisipan mendapat kemasan yang mengatakan kalorinya setara dengan 10 persen kebutuhan kalori tiap hari. Sedangkan ketika disebutkan jenis aktivitas yang setara dengan kandungan kalorinya, kebiasaan minum soda turun hingga 50 persen.

    Bagi para pakar kesehatan, minuman bersoda mendapat perhatian khusus karena sangat populer di kalangan anak muda. Dikutip dari Dailymail, kandungan gulanya yang tingi berisiko memicu kegemukan, risiko sakit jantung dan juga diatebes atau kencing manis.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 7:49 am