Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @spiritualz_ dan @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» 4 Olahraga ekstrem ini bisa kamu lakukan di Indonesia
Thu Apr 12, 2018 11:55 am by kabaena

» HDD External New
Wed Apr 04, 2018 2:59 am by dodolan

» Libero dalam Voli
Tue Apr 03, 2018 2:43 pm by kabaena

» Pisang Goroho Digoreng 'Telanjang', Aduh Enaknya!
Sat Mar 17, 2018 12:45 pm by nic

» Menolak Hadiah Rp 399 Juta dari Easy Shopping
Mon Mar 12, 2018 10:12 am by vani

» Merancang perjalanan - Itinerary
Fri Mar 09, 2018 1:44 pm by vani

»  Startup ini Bangun Rumah Menggunakan Printer 3 Dimensi!
Sun Feb 25, 2018 2:52 pm by wulele_waru

» Agen Madu Hitam Pahit Premium Bandung Murah
Thu Feb 22, 2018 7:10 pm by riyadiyo

» Mengapa kelelawar tidur terbalik?
Mon Feb 19, 2018 10:05 am by ganz

Your Space

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Orang Tidak Terbukti Tambah Stres Saat Berhenti Merokok

    Share
    avatar
    liana

    Jumlah posting : 1168
    Join date : 01.12.09

    Orang Tidak Terbukti Tambah Stres Saat Berhenti Merokok

    Post  liana on Fri Dec 16, 2011 1:34 pm

    Orang Tidak Terbukti Tambah Stres Saat Berhenti Merokok


    Perokok biasanya khawatir jika ia berhenti maka bisa membuatnya tambah stres. Tapi ternyata hal tersebut salah, karena berhenti merokok tidak membuat seorang mantan perokok bertambah stres.

    Studi yang dilakukan oleh peneliti dari University of Wisconsin melihat dampak psikologis dari orang yang berhenti merokok serta menghubungkannya dengan kualitas hidup yang dimiliki.

    Peneliti menemukan para perokok umumnya memiliki kekhawatiran tentang penurunan kemampuan dalam mengatasi stres dan efek negatif, pengucilan sosial, kehilangan kesenangan dan keinginan yang kuat ketika ia berhenti merokok.

    Studi yang dipimpin oleh Dr Megan Piper mengungkapkan bahwa hasil penelitian ini bisa memberikan informasi tambahan yang penting bagi para perokok yang tengah mempertimbangkan untuk menghentikan kebiasaan buruknya tersebut.

    "Berhenti merokok memang sulit, tapi jika berhasil melakukannya maka bisa meningkatkan kesehatan dan merasa lebih baik secara keseluruhan termasuk tidak meningkatkan kadar stres," ujar Dr Piper, seperti dikutip dari Dailymail.

    Selain itu dibandingkan dengan perokok, orang yang berhenti merokok akan memiliki emosi yang lebih positif serta memiliki rasa tertekan yang lebih sedikit meski baru memasuki tahun pertama.

    "Perokok mungkin berpikir berhenti merokok akan mengurangi kepuasan hidup atau kualitas hidupnya, karena mereka percaya hal itu mengganggu rutinitas yang menyebabkan hilangnya kehikmatan yang berhubungan dengan rokok sehingga berpikir akan lebih stres jika berhenti," ungkapnya.

    Namun hasil studi yang dilaporkan dalam Annals of Behavioural Medicine justru menemukan orang yang berhenti merokok akan lebih bahagia dan lebih puas dengan kehidupannya dibanding orang yang masih merokok.

    Studi ini melakukan uji coba kelompok terkontrol serta plasebo dengan melibatkan lebih dari 1.500 perokok laki-laki dan perempuan yang kemudian diminta untuk mencoba dan berhenti dari kebiasaan itu.


      Waktu sekarang Mon Apr 23, 2018 5:49 am