Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @spiritualz_ dan @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

Your Space

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Pinggul Besar Lebih Sehat Daripada Perut Besar

    Share
    avatar
    vani

    Jumlah posting : 342
    Join date : 24.09.11

    Pinggul Besar Lebih Sehat Daripada Perut Besar

    Post  vani on Wed Dec 07, 2011 9:36 am

    Pinggul Besar Lebih Sehat Daripada Perut Besar


    Hampir semua wanita tak menyukai bentuk pinggul, bokong serta paha yang besar. Namun ternyata, kelebihan lemak di area itu justru bermanfaat buat kesehatan jantung.

    Dalam jurnal Nature dijelaskan bahwa lemak yang berada di pinggul mengandung agen anti-inflamasi (anti peradangan) alami yang dapat menghentikan penyumbatan arteri. Sedangkan memiliki bokong besar, jauh lebih baik ketimbang lemak pada pinggang karena tak memberikan perlindungan apapun.

    Beda lagi dengan lemak pada perut. Lemak ini cenderung berbahaya karena kerap kali dihubungkan dengan risiko penyakit jantung, diabetes dan beberapa jenis kanker.

    Lemak di pinggul berguna untuk melindungi jantung dan penyakit metabolik seperti diabetes. Namun para peneliti mengungkapkan dalam International Journal of Obesity memiliki terlalu sedikit lemak di pinggul dapat menyebabkan masalah metabolisme yang serius seperti sindrom Cushing --sindrom yang terjadi akibat kelenjar adrenal memproduksi kortikosteroid secara berlebihan.

    Selain itu, lemak disekitar paha dan bagian belakang lebih sulit untuk bergeser daripada lemak di daerah pinggang. Hal ini justru menguntungkan, karena semakin lambat lemak pinggul yang terbakar, maka produksi hormon adinopektin menjadi lebih banyak.

    Hormon adinopektin dapat melindungi arteri dan meningkatkan kontrol gula darah yang lebih baik dan proses pembakaran lemak. Sedangkan jika lemak bertumpuk di sekitar perut dan pinggang, risiko diabetes dan jantung dapat meningkat.

    "Lemak disekitar pinggul dan paha baik untuk seseorang, tapi jika disekitar perut menjadi hal yang buruk. Semakin banyak lemak disekitar paha semakin baik, asalkan perut Anda tetap langsing," ujar peneliti utama Dr Konstantinos Manolopoulos dari Oxford University, seperti dikutip dari BBC.



      Waktu sekarang Sat Jun 24, 2017 3:04 pm