Berbagi Kabar & Info Disini - Follow Twitter @kabaena_

INFO UNTUK ANDA

Forum ini ada di Facebook

Share via Twitter

Follow Me : @kabaena_

Image hosted by servimg.com

Instagram Kabaena

Instagram

Kabaena Mailing List

Masukan Email Kamu:

Ngobrol Via Twitter

Latest topics

» Cara Mengatasi Alergi Seafood
Thu Dec 08, 2016 4:50 pm by kabaena

» HAMMER OF THOR | OBAT KUAT PEMBESAR PENIS | PIN BBM D3BF2124
Fri Nov 25, 2016 1:51 am by kiosonlineshop

» rahasia kuat diranjang
Fri Nov 25, 2016 1:45 am by kiosonlineshop

» CARA CEPAT MENGHILANGKAN TATO PERMANEN PADA TUBUH
Fri Nov 25, 2016 1:44 am by kiosonlineshop

» tips cepat untuk memutihkan kulit badan
Fri Nov 25, 2016 1:43 am by kiosonlineshop

» HDD External New
Tue Nov 22, 2016 4:46 pm by dodolan

» Jejak Sejarah Kerajaan Kotu’a
Sun Nov 13, 2016 11:22 pm by ganz

» Danau Berubah Warna, Keajaiban Alam dari Tomohon
Sat Nov 12, 2016 2:16 pm by kambose

» Tuhan dan Polisi
Sun Nov 06, 2016 10:12 pm by kambose

LIVE STREAMING TV

Live Streaming

Online Radio Live

Radio Online

    Pinggul Besar Lebih Sehat Daripada Perut Besar

    Share

    vani

    Jumlah posting : 332
    Join date : 24.09.11

    Pinggul Besar Lebih Sehat Daripada Perut Besar

    Post  vani on Wed Dec 07, 2011 9:36 am

    Pinggul Besar Lebih Sehat Daripada Perut Besar


    Hampir semua wanita tak menyukai bentuk pinggul, bokong serta paha yang besar. Namun ternyata, kelebihan lemak di area itu justru bermanfaat buat kesehatan jantung.

    Dalam jurnal Nature dijelaskan bahwa lemak yang berada di pinggul mengandung agen anti-inflamasi (anti peradangan) alami yang dapat menghentikan penyumbatan arteri. Sedangkan memiliki bokong besar, jauh lebih baik ketimbang lemak pada pinggang karena tak memberikan perlindungan apapun.

    Beda lagi dengan lemak pada perut. Lemak ini cenderung berbahaya karena kerap kali dihubungkan dengan risiko penyakit jantung, diabetes dan beberapa jenis kanker.

    Lemak di pinggul berguna untuk melindungi jantung dan penyakit metabolik seperti diabetes. Namun para peneliti mengungkapkan dalam International Journal of Obesity memiliki terlalu sedikit lemak di pinggul dapat menyebabkan masalah metabolisme yang serius seperti sindrom Cushing --sindrom yang terjadi akibat kelenjar adrenal memproduksi kortikosteroid secara berlebihan.

    Selain itu, lemak disekitar paha dan bagian belakang lebih sulit untuk bergeser daripada lemak di daerah pinggang. Hal ini justru menguntungkan, karena semakin lambat lemak pinggul yang terbakar, maka produksi hormon adinopektin menjadi lebih banyak.

    Hormon adinopektin dapat melindungi arteri dan meningkatkan kontrol gula darah yang lebih baik dan proses pembakaran lemak. Sedangkan jika lemak bertumpuk di sekitar perut dan pinggang, risiko diabetes dan jantung dapat meningkat.

    "Lemak disekitar pinggul dan paha baik untuk seseorang, tapi jika disekitar perut menjadi hal yang buruk. Semakin banyak lemak disekitar paha semakin baik, asalkan perut Anda tetap langsing," ujar peneliti utama Dr Konstantinos Manolopoulos dari Oxford University, seperti dikutip dari BBC.



      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 10:39 pm